Akibat Puntung Rokok, Lahan Seluas 4 Hektare Ludes Terbakar

Majalengkatrust.com – Diduga karena puntung rokok yang dibuang sembarangan, sekitar Empat hektare lahan perbukitan kebun bambu dan pohon jati, yang berada di area Blok Pajaten RT 005 RW 003, Desa Cibodas, Kecamatan/Kabupaten Majalengka terbakar.

Kapolres Majalengka, AKBP Mada Roostanto, SE., MH, melalui Kapolsekta Majalengka, AKP M Suparman, SHI, mengatakan diduga api yang membakar lahan tersebut berasal dari puntung rokok yang dibuang secara sembarangan.

“Diduga penyebab kebakaran hutan karena ada orang yang membuang puntung rokok sembarangan atau ada orang yang menyalakan api sembarangan,” kata Kapolsek, Jumat (22/09).

Kapolsek menuturkan, kebakaran itu awalnya diketahui warga yang pada saat itu melintas di sekitar lokasi dan melihat api sudah berkobar. Mengetahui api membesar, warga kemudian melaporkan ke Polsek Majalengka Kota.

“Kami bersama anggota dan dari BPBD Majalengka dibantu warga sekitar berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya dan melakukan penyakatan pada api tersebut agar tidak merambat ke pemukiman warga,” ungkap AKP M Suparman.

Kapolsek menambahkan, bahwa kobaran api cepat melalap lahan tersebut, diduga karena faktor angin kencang. sedangkan si jago merah baru bisa dipadamkan beberapa jam kemudian.

“Akibat Kebakaran tersebut, sekitar Empat hektare lahan dilaporkan ludes terbakar. Namun, beruntung peristiwa itu terjadi tidak ada korban jiwa,” jelas Kapolsek.

Sementara itu, untuk mencegah terjadinya kebakaran lagi, bahwa pihaknya memerintahkan guna mengoptimalisasikan peran PSBD Bhabinkamtibmas untuk terus melakukan upaya sosialisasi secara langsung (door to door) kepada masyarakat.

“Sosialisasi ini terkait tentang peningkatan kewaspadaan lingkungan dan agar dapat bersama-sama berperan aktif untuk antisipasi potensi rawan dan menciptakan stabilitas situasi Kamtibmas,” pungkas dia. (Abduh)

1272 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*