Alasan Stok Habis, Masyarakat Majalengka Kesulitan Tukar Uang Baru di Bank

MAJALENGKA (CT) – Sebagian masyarakat Kabupaten Majalengka mempunyai tradisi memberi angpau jelang Lebaran, dan menyerbu tempat penukaran uang baik di SPBU maupun Bank-bank yang ada di Majalengka.

“Tadi sudah mencoba menukarkan kedua Bank swasta, namun katanya stok habis dari BI-nya,” kata Ibin Nugraha warga Majalengka ke CT, Kamis (30/06).

Hal senada dikatakan oleh Surasa warga Kelurahan Munjul, Kabupaten Majalengka yang mengaku sudah berkeliling ke semua Bank di Majalengka, namun stok habis.

“Cape keliling, bingung gak tau lagi mau nukar uang dimana,” ungkap Surasa.

Terpisah, Humas Bank Indonesia Cabang Cirebon, Hani membantah stok penukaran uang di Bank-bank sudah habis. “Enggak benar, tadi malem juga Kepala BI Cirebon sudah memberikan statement bahwa kami masih menyediakan penukaran uang sampai hari Senin depan. Jadi kalau bank kurang, bisa minta lagi ke BI sampai hari Senin besok,” ungkap Hani.

Hani mengungkapkan, Hari ini saja ada penarikan dari sejumlah bank sebesar Rp. 600 milyar untuk penukaran uang.

Kepala Bank Indonesia Cirebon M. Abdul Majid Ikram membantah terkait munculnya kabar bahwa ada Bank Umum yang menolak penukaran uang baru, karena alasan waktunya telah berakhir atau ditutup oleh Bank Indonesia.

“Penukaran uang baru bisa dilakukan hingga Senin 4 Juli 2016 di bank-bank yang telah bekerjasama dengan Bank Indonesia. Biasanya terpasang spanduk pemberitahuan bahwa Bank tersebut melayani penukaran uang baru,” jelasnya. (Abduh)

1533 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*