Amankan Mudik, Polres Majalengka Tempatkan 2 Personel Setiap 200 Meter

MAJALENGKA (CT) – Kapolres Majalengka AKBP Yudhi Sulistianto Wahid, S. Ik melalui Kabag Ops Kompol Johnson Madui mengatakan pihaknya mendapat bantuan Bawah Kendali Operasi (BKO) 1.000 personel dari Brimob untuk mengamankan arus mudik di jalur jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) yang masuk wilayah Kabupaten Majalengka.

“Setiap 200 meter di jalan ada dua personel dan setiap 1 kilometer ada mobil patroli yang stand by,” ungkap Kabag Ops Kompol Johnson di sela-sela apel gelar pasukan pengamanan operasi ketupat 2015 di alun-alun Kabupaten Majalengka, Kamis (09/07).

Sementara itu jumlah personel yang diterjunkan Polres Majalengka menurutnya sebanyak
565 anggota Polri ditambah dinas instansi dari Dishubkominfo, Satpol PP dan lainnya sebanyak 495 personil yang ditempatkan di 6 titik Pospam.

Enam titik Pospam tersebut di Simpang Kadipaten, Ciborelang Jatiwangi, Interchange Tol Sumberjaya, Rajagaluh, Bundaran Cigasong dan Simpang Tiga Cikijing di wilayah selatan.

“Untuk antisipasi pasar kemacetan pasar tumpah tiap 300 meter 2 personel, Antisipasi kemacetan setiap 25 meter dijaga 2 personel Polri apabila ada kemacetan parah kita alihakn pengalihan jalur alternatif yang tidak terlalu panjang,” ungkapnya.

Kabag Ops Kompol Johson Madui mengatakan besok H-7 tanggal 10 Juli 2015 seluruh personel harus sudah di posnya. Bupati Majalengka H. Sutrisno mengatakan, potensi kerawanan kamtibmas harus diminimalisir. Beberapa aksi kejahatan yang perlu menjadi perhatian seperti pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan kekerasan, pencurian di rumah kosong, dan sweeping oleh kelompok tertentu.

“Lakukan deteksi dini dengan meminimalkan fungsi intelijen dan babinkamtibmas, sehingga potensi gangguan kamtibmas dapat diminimalisir,” kata Sutrisno saat membacakan amanat Kapolri dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2015. (Abduh)

1830 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*