Anti Mainstream, Warga Jatitujuh Peringati 17 Agustus dengan Shalawatan dan Potong Tumpeng

MAJALENGKA (CT) – Berbeda dari masyarakat lainnya, malam tirakatan dan tasyakuran dalam rangka memperingati Kemerdekan Republik Indonesia yang ke 70 oleh warga Desa Putridalem Kecamatan Jatitujuh diisi dengan shalawatan dan pemotongan 45 tumpeng, pada Minggu malam (16/08) hingga Senin (17/08) dini hari berlangsung khidmat dan meriah.

Hadir dalam acara tersebut ketua LPM Desa Putridalem Amin Halimi, Kepala Desa Toto Suharto, beserta ulama dan tokoh Masyarakat sekitar. Tak hanya itu, kegiatan juga diisi dengan berbagai lomba anak-anak, seperti menjoget, sepak bola, bahkan lomba memasak dengan diakhiri penilaian dari dewan juri yang didatangkan secara khusus dari Chef Restoran ternama.

Ketua pelaksana yang juga sekaligus lurah Desa Putridalem Yahya Sunarya dalam sambutannya mengatakan, Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun, dan ini merupakan wujud syukur dalam memperingati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk merebut kemerdekaan.

“Kami mengadakan acara shalawatan agar generasi muda lebih peduli dan lebih memaknai arti dari kemerdekaan itu sendiri, jadi tidak hanya hura-hura dengan mengadakan perlombaan, tetapi juga mendoakan para pahlawan yang telah gugur,” ujarnya.

Sementara itu, kepala Desa Putridalem Toto Suharto mengajak pada warga untuk mengisi kemerdekaan ini dengan kegiatan yang bermanfaat, terlebih pada generasi muda karena menurutnya generasi muda sebagai penerus tongkat estafet dalam mempertahankan kemerdekaan.

“Masyarakat tidak perlu memikirkan fasilitas penunjang, kami pemerintah Desa telah mempersiapkan semuanya, Silahkan berlomba-lombalah untuk berprestasi. Baik itu di bidang pendidikan, kesenian bahkan olahraga, kami mendukung penuh,” terangnya.

Hal senada juga diutarakan oleh ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Amin Halimi, Tasyakuran Agustusan sebagaai bentuk pemberdayaan masyarakat dalam melestarikan adat budaya Desa Putridalem.

“Ada 17 bakakak ayam, 45 tumpeng dan 70 semangka, ini melambangkan semangat perjuangan Rakyat Indonesia dan menggambarkan persatuan masyarakat Putridalem khususnya,” paparnya.

Amin juga menambahkan, semoga dengan acara tasyakuran ini bisa mempererat tali silaturahmi yang selama ini telah terbangun dengan baik. “Dari kekompakan warga Putridalem ini sehingga terjalinlah rasa gotong royong yang selama ini kita tanamkan di lingkungan kita, sehingga menjadikan kampung yang nyaman, aman, bersih serta situasi yang kondusif bagi Kamtibmas di lingkuan ini,” ujarnya.

Para bapak-bapak yang hadir serta memeriahkan malam Kemerdekaan RI yang ke 70 ini menyatakan sangat senang. Seperti Cahyono, yang ikut dalam syukuran tersebut, mengaku, dirinya merasa bersyukur atas kekompakan masyarakat.

“Saya terharu melihat kekompakan warga, kami semua bergotong royong membuat tumpeng sebanyak ini” ujarnya. (Abduh)

2136 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*