Baru 5 Bulan Diperbaiki, Badan Jalan di Jatitujuh Kembali Amblas

MAJALENGKA (CT) – Badan jalan penghubung antara dua Kabupaten Majalengka dan Indramayu yang melintas di Desa Jatitujuh Kecamatan Jatitujuh Kabupaten Majalengka kembali amblas setelah baru diperbaiki kurang lebih lima bulan yang lalu.

Apabila tidak segera diperbaiki, amblasnya bagian tersebut bakal mengancam keselamatan pengendara yang merupakan jalur utama untuk mencapai Kabupaten Indramayu.

Pantauan CT di lokasi, Minggu (18/10) kerusakan bagian badan jalan di sisi sungai cimanuk amblas sepanjang 3 meter. Kerusakan tersebut terdapat pada satu sisi yang tidak jauh dengan kantor Mapolsek Jatitujuh dengan kedalaman 10 centimeter.

Amblasnya badan jalan terlihat kentara, karena badan jalan yang dibangun dengan beton tersebut sudah melesak ke dalam. Beton badan jalan juga sudah pecah. Sedangkan kerusakan yang terdapat di sisi timur, hanya ditimbun dengan pasir dan batu. Sebelum ditutup, titik tersebut tidak hanya ambles, akan tetapi juga terdapat retakan cukup dalam.

Jalan yang selesai dikerjakan 5 bulan lalu, merupakan sarana vital bagi warga dan petani ketika hendak membawa hasil panen. Jalan yang lebarnyanya sekira 5 meter tersebut, nantinya akan terhubung dengan jalan di wilayah Indramayu, atau menjadi jalur utama di wilayah perbatasan dua Kabupaten tersebut.

“Sebenarnya tanda retak yang kemudian disusul jalan amblas sudah berlangsung sejak seminggu terakhir ini, kondisinya semakin parah. bahkan ada bagian yang retaknya lebar, sekarang hanya ditutup sirtu,” tutur Rukhanda (37) warga Jatitujuh.

Dia mengatakan bahwa keberadaan Jalan tersebut sangat penting, karena menjadi jalur utama untuk lalulintas hasil pertanian. Apabila tidak segera dioerbaiki, lanjut Rukhanda, tidak hanya sebagian yang semakin hancur, akan tetapi juga mengancam seluruh badan jalan.

“Memang sekarang terlihat masih bagus, akan tetapi jika bagian tersebut tidak diperbaiki, akan semakin parah. Ambels bakal semakin dalam dan melebar. Sekarang ini bagian yang ambles sudah mencapai 3 meter,” ujarnya.

Sementara warga Jatitujuh lainnya Harun mengatakan, penyebab kembali amblasnya jalan tersebut selain abrasi oleh sungai Cimanuk yang letaknya berdampingan, tetapi juga disebabkan oleh kurang sempurnanya pekerjaan yang dulu dilakukan.

“Mungkin saat membuat dulu, pemadatan tanah kurang sempurna, sehingga saat ini ambles. Badan jalan yang ambles itu hanya di sekitar badan jalan yang persis di sisi sungai Cimanuk. Tanah di sekitar lokasi juga termasuk labil,” katanya. (Abduh)

1620 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*