Bejad! Istri Sedang Hamil, Suami Tega Gauli Anak Tiri

Majalengkatrust.com – Sungguh tidak terpuji apa yang dilakukan, J (33) tercatat sebagai warga Desa Bangbayang, Kecamatan Lemahsugih, Kabupaten Majalengka yang tega melakukan perbuatan cabul kepada anak tirinya sebut saja namanya, Melati yang masih di bawah umur.

Saat ditanya awak media, ketika ekpose di Mapolres Majalengka tersangka, J mengaku tega melakukan hubungan intim dengan anak tirinya itu, hanya lantaran istrinya sedang hamil tua, sehingga anak tirinya sendiri yang jadi pelampiasan nafsu birahinya.

“Saya lakukan ini ke anak tiri saya, karena istri saya sedang hamil, jadi terpaksa anak tiri saya yang menjadi sasaran,” ungkap J terlihat tanpa penyesalan, Sabtu (26/11).

Sementara itu, Kapolres Majalengka, AKBP Mada Roostanto melalui Kasat Reskrim, AKP Rina Perwitasari mengatakan perbuatan, J tak hanya satu kali mencabuli korban, namun hingga empat kali mencabuli anak tirinya.

“Saking kebablasan, korban pun saat ini sudah melahirkan buah hati hasil hubungan terlarang dari ayah tirinya sendiri,” jelas AKP Rina.

Dari keterangan sementara, kata AKP Rina Perwitasari pelaku selain membujuk rayu korban, juga sempat mengancam korban, jika tidak mau melanyani keinginan nafsu birahinya itu, maka ibu kandungnya akan dibunuh.
“Maka terpaksa, korban pun pasrah dan harus rela menyerahkan kegadisannya tersebut,” tambah AKP Rina.

Menurut dia, pelaku melakukan aksinya itu dirumahnya sendiri, saat istrinya tidak ada di rumah dan perbuatan bejad pelaku terkuak, setelah korban melahirkan bayi laki laki di RSUD Majalengka.

Kemudian, lanjut dia korban akhirnya mengaku bahwa ayah dari anak tak berdosa ini, tiada lain darah daging dari ayah tirinya sendiri, pihak keluarga dan ibu kandung korban yang sekaligus juga istri dari pelaku tersebut, merasa kaget dan shock.

Karena tak terima perbuatan yang dilakukan suaminya itu, sang ibu kandung korban pun langsung melaporkan kasus tersebut ke kepolisian.

AKP Rina mengungkapkan, unit PPA Satreskrim Polres Majalengka juga sudah mengamankan sejumlah barang bukti dan kini pelaku mendekam di sel tahanan Polres Majalengka.

“Tersangka diancam pasal 76 e UU RI No 35 tahun 2014, tentang perubahan atas UU RI no 23 tahun 2012, tentang perlindungan anak dengan ancaman 5 hingga 15 tahun penjara,” tegasnya. (Abduh)

2520 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*