Berkah Musim Kemarau Petani Sayuran Kebanjiran Untung

MAJALENGKA (CT) – Kemarau panjang membawa berkah bagi petani sayuran di wilayah Utara Majalengka, mereka bisa panen sayuran dengan hasil yang melimpah.

Seperti yang dialami, Tasba dan Tarmilah dua petani asal Desa Sumber Wetan, Kecamatan Jatitujuh, setiap tahun mengadu keberuntungan dari bertani sayuran di saat musim kemarau usai proses paene padi kedua. Mereka menanam aneka sayuran seperti emes, terung, kacang panjang, paria dan mentimun.

“Kami setiap tahun menanam sayuran dengan cara menyewa lahan dari para petani disini, hasilnya lumayan dibanding bertani padi, sewa lahan selama dua setengah bulan hanya Rp 3.500.000, sementara hasilnya lumayan,” ungkap Tasba, Jumat (25/09)

Dari luas lahan 1 hektare, bisa diperoleh beberapa puluh kali lipat dari sewa lahan, karena satu komoditas sayuran bisa dipanen hingga beberapa kali dengan harga sayuran yang berbeda.  Mentimun misalnya, bisa dipanen setiap hari dengan lama panen hingga mencapai 30 kali, kacang panjang bisa dua hari sekali, emes  dua kali dalam semingu demikian juga dengan paria.

Semua sayuran tersebut mereka kirim ke pasar Tanah Tinggi, Kramat Jati dan Cipinang. Sayangnya semingu belakangan ini komoditas sayuran yang sama juga dipanen di wilayah Cianjur, dan jawa tengah serta sejumlah daerah lainnya sehingga harga sayuranpun anjlok.

Harga mentimun misalnya awalnya harga mencapai Rp 4.000 diterima di Pasar Tanah Tinggi, sekarang harag mentimun hanya diterima Rp 500 per kg,  harga emes kini hanyp 5.000 awalnya mencapai Rp 7.000 per kg, paria Rp 4.000 per kg seminggu sebelumnya harga mencapai Rp 9.000 per kg hingga Rp 10.000 per kg. (Abduh)

2280 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*