BPN Kab. Majalengka dan BAD Jabar Lakukan Verifikasi Ulang Lahan BIJB

 MAJALENGKA (CT) – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Majalengka serta Biro Aset Daerah Provinsi Jawa Barat, lakukan verifikasi ulang terhadap lahan untuk Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) seluas 18 hektare di wilayah Desa Kertajati, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, yang belum diganti rugi dan akan dijadikan sebagai perluasan kawasan BIJB.

Sementara itu pembayaran ganti rugi lahan dikabarkan akan dilakukan secepatnya, paling lambat pertengahan bulan puasa setelah data dinyatakan benar-benar akurat.

Menurut keterangan Kasubsi Pengaturan Tanah Pemerintah di BPN Majalengka, Eti Rusnaeti, pengukuran lahan sementara ini hanya dilakukan di Desa Kertajati, di lahan yang sebelumnya sudah diukur, namun harus diverifikasi ulang terkait ada data yang kurang akurat, serta ketidak singkronan nama pemilik dan lain sebagainya.

“Lahan yang diukur ulang untuk akurasi data ini, berada di luas lahan 18 hektare atau 83 bidang,” kata Eti saat dihubungi melalui telepon, Kamis (02/06).

Menurut dia, lahan seluas 18 hektare tersebut tersebar di sejumlah blok seperti Blok Mananga, Panjang Remek, Petag, Hucai. Sedangkan lahan-lahan lainnya baru akan dilakukan pengukuran kemudian.

Pelaksanaan pengukuran ulang ini tidak disaksikan warga, karena lahan tersebut sudah ditinggalkan para pemiliknya. Sebagian lahan itu pun sudah mulai dibangun dan masuk kekawasan BIJB.

Camat Kertajati, Amin Aminudin, mengatakan bahwa pengukuran ulang kali ini tidak melibatkan aparat kecamatan. Pihak yang terlibat pada pengukuran dan ganti rugi lahan saat ini hanya Badan Pertanahan dan Biro Aset Daerah, sedangkan pemerintah kecamatan Kertajati hanya mendapat tempat pelaksanaan. (Abduh)

1842 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*