Bupati Majalengka Sampaikan Raperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2015

MAJALENGKA (CT) – Bupati Majalengka H Sutrisno mengatakan, dalam perubahan anggaran yang diikuti oleh Peraturan Bupati Majalengka nomor 21 tahun 2015, tentang Perubahan atas Peraturan Bupati Majalengka nomor 4 tahun 2015, tentang penjabaran perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Majalengka 2015, pendapatan daerah dianggarkan Rp 2,523 triliun dan dapat direalisasikan sebesar Rp 2,493 triliun atau sebesar 98,82 persen.

“Dengan rincian PAD dianggarkan Rp 262,935 miliar dan dapat direalisasikan sebesar Rp 283,735 miliar atau 107,91 persen,” ujar Bupati Sutrisno dalam sidang paripurna di Gedung DPRD Majalengka, Kamis (30/06).

Sutrisno mengatakan, Pajak daerah dari target anggaran sebesar Rp 57,030 miliar direalisasikan sebesar Rp 55.351 miliar atau 97,05 persen. Retribusi dari target anggaran sebesar Rp 21,497 miliar dan direalisasikan sebesar Rp 17,319 miliar atau 80,57 persen.

Menurut dia, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dari target anggaran Rp 5.308 miliar dan direalisasikan sebesar Rp 5,331 miliar atau 100,43 persen. Lain-lain pendapatan asli daerah yang sah dari target anggaran sebesar Rp 179,099 miliar dan direalisasikan sebesar Rp 2015,734 miliar atau 114,87 persen.

Kemudian, dana perimbangan direalisasikan sebesar Rp 1,948 triliun dari anggaran sebesar Rp 1,975 triliun atau 98,66 persen. Lain-lain pendapatan yang sah direalisasikan sebesar Rp 261,172 miliar dari anggaran sebesar Rp 285,310 miliar atau 98,35 persen.

“Anggaran belanja daerah dalam APBD Perubahan 2015 sebesar Rp 2,648 triliun direalisasikan sebesar Rp 2,388 triliun atau 90,21 persen terdiri dari belanja tidak langsung dianggarkan Rp 1,388 triliun dan direalisasikan sebesar Rp 1,258 triliun atau 90,67 persen,” ungkap dia.

Belanja langsung direalisasikan sebesar Rp 1,130 triliun dari anggaran Rp 1,259 triliun atau 89,71 persen.

Materi perhitungan APBD dilihat dari sisi pembiayaan pada tahun anggaran 2015, dilihat dari realisasi penerimaan pembiayaan sebesar Rp 165,142 miliar dari target anggaran sebesar Rp 165,436 miliar atau 99,82 persen.

Adapun realisasi tersebut berasal dari penggunaan Silpa tahun anggaran 2014 sebesar Rp 164,971 miliar dan penerimaan piutang daerah sebesar Rp 171 juta, sedangkan pengeluaran pembiayaan mencapai Rp 30 miliar diperuntukan dana cadangan sesuai dengan Perda Kabupaten Majalengka nomor 5 tahun 2014, tentang pembentukan dana cadangan investasi daerah Kabupaten Majalengka.

“Sehingga dapat diketahui pembiayaan neto sebesar Rp 135,142 miliar, dengan demikian sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) untuk tahun anggaran 2015 sebesar Rp 239,710,” jelasnya. (Abduh)

1350 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*