Bupati Sutrisno: Keterbukaan Informasi Publik Harus Disikapi dengan Positif!

Majalengkatrust.com – Bupati Majalengka H. Sutrisno mengatakan keterbukaan informasi publik yang marak di medsos dengan Citizen Jurnalismenya harus disikapi dengan positif.

“Lakukan kroscek atau tabbayun apakah berita itu hoax atau berita bohong atau benar-benar faktual, media mainstream harus mampu meluruskan berita yang belum terverifikasi di media sosial,” ujar Bupati Majalengka H. Sutrisno saat Workshop Jurnalisme dengan tema ‘Warga Sinergi Pers, Masyarakat dan Pemerintah di Era Keterbukaan Informasi’ di Gedung Graha Sindangkasih, Rabu (22/03).

Bupati Majalengka H. Sutrisno mengatakan, pers sebagai infrastruktur politik dan dengan kebebasan persnya yang dijamin UU Pers dan UU ITE, juga diharapkan dapat menunjang percepatan pembangunan yang berujung kepada kesejahteraan masyarakat.

“Pemkab Majalengka telah membentuk PPID Kabupaten dan pembantu PPID di setiap OPD, agar pelayanan informasi kepada masyarakat bisa optimal,” ujar dia.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Majalengka, Maman Sutiman mengatakan, maraknya hoax atau berita bohong di masa kini harus disikapi apabila mempunyai sisi negatif dan tidak faktual, yang tidak sesuai dengan UU nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE).

“Untuk itu workshop jurnalisme warga itu selain membangun pemahaman jurnalistik, juga membangun sinergi pers dengan masyarakat dan pemerintah,” ungkap dia.

Dalam acara tersebut, Bupati Majalengka Dr. H. Sutrisno, SE, M.Si., didapuk menjadi Keynote Speaker, sedangkan narasumber adalah Staf Ahli Menteri Kominfo RI bidang Komunikasi dan Media Massa, Drs. Gun Gun Siswadi, M.Si dan Ketua Komisi Pengaduan Masyarakat dan Penegakan Etika Pers, Dewan Pers Nasional Imam Wahyudi, dengan peserta para kepala desa, kepala sekolah, unsur masyarakat, birokrat dan para insan pers. (Abduh)

915 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*