Bupati Sutrisno Mengajak Masyarakat Majalengka Sadar Ber-KB

MAJALENGKA (CT) –  Bupati Majalengka, H. Sutrisno mengatakan keluarga Berencana (KB) merupakan suatu program pemerintah yang dirancang untuk menyeimbangkan antara kebutuhan dan jumlah penduduk.

“Program KB oleh pemerintah adalah agar keluarga sebagai unit terkecil kehidupan bangsa diharapkan menerima Norma Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera (NKKBS) yang berorientasi pada pertumbuhan yang seimbang,” kata Bupati Majalengka H. Sutrisno ketika mencanangkan Kampung KB di Desa Argalingga Kecamatan Argapura Kabupaten Majalengka, Minggu (24/04).

Dikatakan dia, program KB oleh pemerintah adalah agar keluarga sebagai unit terkecil kehidupan bangsa diharapkan menerima Norma Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera (NKKBS) yang berorientasi pada pertumbuhan yang seimbang.

“Perencanaan jumlah keluarga dengan pembatasan yang bisa dilakukan dengan penggunaan alat-alat kontrasepsi atau penanggulangan kelahiran seperti kondom, spiral, IUD, dan sebagainya. Tujuan umum untuk meningkatkan kesejahteraan ibu, anak dalam mewujudkan NKKBS yang menjadi dasar terwujudnya masyarakat yang sejahtera dengan mengendalikan kelahiran sekaligus menjamin terkendalinya pertambahan penduduk,”jelasnya.

Ditambahkannya, tujuan khusus program KB untuk meningkatkan jumlah penduduk untuk menggunakan alat kontrasepsi, menurunnya jumlah angka kelahiran bayi, meningkatnya kesehatan keluarga berencana dengan cara penjarangan kelahiran.

Kepala BPMDPKB Kabupaten Majalengka, H. Eman Suherman melalui Kabid Keluarga Berencana, Yati Sumiati mengatakan pencanangan Kampung KB merupakan program pelayanan KB bagi keluarga di Majalengka dengan perkiraan permintaan masyarakat (Ppm) tahun 2016.

Yati menambahkan bahwa sejak tahun 2011 Ppm KB selalu melebihi target dimana tercapai 105 % dari Ppm 3900 bisa menjaring 43.000 akseptor dan di tahun 2012 Ppm KB 44.000 tercapai lebih dari 45.000 sedangkan di tahun 2014 dari target Ppm 552 sudah over target.

“Akseptor KB di Majalengka jumlah kesadarannya sudah cukup baik, yang agak sulit untuk KB MOP karena laki-laki agak susah untuk diajak ikut program KB MOP namun demikian setiap kita mengadakan program KB gratis, antusias warga cukup tinggi,” jelasnya. (Abduh)

594 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*