Curah Hujan Tinggi, Petani Tembakau di Majalengka Rugi hingga Puluhan Juta Rupiah

Majalengkatrust.com – Sejumlah petani tembakau di Desa Babakansari, Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka mengeluhkan tingginya curah hujan yang terjadi hampir setiap hari, sehingga berpengaruh terhadap kualitas tembakau yang dijemur.

“Sering hujan, tembakau cuma bisa dijemur jam 07.00 sampai jam 10.00 WIB sudah diangkat, sehingga kualitas tembakau menurun dan tembakau yang dijemur menjadi hitam dan harganya murah, tahun ini petani tembakau merugi,” kata Mulyana petani tembakau di Desa Babakansari saat dihubungi CT lewat telepon selulernya, Selasa (22/11).

Dia menambahkan, tahun ini tembakau kualitas super hanya mencapai harga Rp 40 ribu per kilogram dari tahun sebelumnya sampai Rp 60 ribu per kilogram. Bahkan akibat buruknya proses penjemuran karena faktor cuaca, tembakau menjadi hitam sehingga hanya dihargai Rp 5 ribu per kilogram.

“Sekarang ini, hujan dari pagi sampai sore, jadi tembakau hasil diiris kadang tidak dijemur sama sekali, jadi akhirnya hitam dan cuma dihargai Rp 5 ribu per kilogram,” jelas Mulyana.

Petani lainnya, Ade mengungkapkan buruknya cuaca yang sering hujan, membuat tembakau matang di kebun dan jadi busuk daunnya.

“Tahun ini mah para petani rugi tidak balik modal, kerugian mencapai puluhan juta, saya juga sudah rugi Rp 10 juta,” ungkapnya. (Abduh)

1734 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*