Daging Sapi Tembus Rp. 120 Ribu/kg, Pedagang Baso Naikan Harga

MAJALENGKA (CT) – Imbas mahalnya harga daging sapi di Pasar Majalengka yang mencapai Rp. 120 ribu per kilogram membuat sejumlah pedagang baso menaikan harga jual baso kepada pelanggan.

“Imbas mahalnya harga daging sapi yang mencapai Rp. 120 ribu per kilogram, terpaksa harga jual baso per porsi juga saya naikan daripada rugi,” kata Jaja (42) pedagang Baso di Pasar Talaga, Kamis (13/08).

Ia mengungkapkan baso jualannya yang sebelumnya dijual Rp. 8 ribu per porsi kini dijual seharga Rp. 10 ribu per porsi. “Meski banyak diprotes oleh pelanggan tapi mau bagaimana lagi daripada merugi,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan dengan naiknya harga Baso berpengaruh terhadap omzet jualannya yang rata-rata 150-200 mangkok per hari, kini menurun menjadi 80 sampai 100 mangkok per hari. “Bingung rakyat kecil mah selalu jadi korban, dulu BBM naik kami juga kehilangan pelanggan sekarang harga daging sapi yang naik,” ungkapnya.

Hal serupa dikeluhkan oleh Amin pedagang baso keliling, ia mengatakan terpaksa mengurangi porsi baso namun memilih tidak menaikan harga. “Pelanggan baso keliling seperti saya kebanyakan warga di perumahan kalau saya naikan harga, tidak laku baso saya,” ungkap Amin.

Amin mengatakan menyiasati mahalnya bahan baku baso dari daging sapi, ia mengurangi porsi baso per mangkuknya. “Harga baso dari penggilingan naik lebih mahal, kalau saya tidak siasati, mau untung darimana,” ungkapnya. (Abduh)

1557 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*