Dana PKH tak Sentuh Wanita Hamil untuk Biaya Persalinan

MAJALENGKA (CT) – Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja (Dinsonakertrans) Kabupaten Majalengka, H. Ahmad Suswanto menuturkan bahwa sampai sejauh ini belum menerima juklak dan juknis mengenai wacana pemberian biaya gratis bagi wanita yang hamil dan melahirkan baik orang kaya maupun warga miskin.

“Belum ada kabar, kemarin juga saat Rakortas tidak dibahas. Tapi kalau wacana saya pernah mendengarnya,” ujar Ahmad, Selasa (12/04).

Menurut dia, kalau dana program keluarga harapan (PKH) akan dicairkan Rabu (13/4/2016) ini sebanyak kurang lebih 502 ribu orang.

“Mungkin wanita hamil yang akan dapat diberikan bantuan itu yang masuk PKH nilai kurang lebih Rp 1,2 juta. Jumlah ini naik ketimbang tahun sebelumnya yang hanya mendapatkan Rp 1 juta,”katanya.

Dia mengatakan, untuk penerimaan PKH lainnya juga sesuai dengan aturan, yaitu yang mempunyai anak usia sekolah dasar (SD) mendapatkan Rp 450 ribu, SMP Rp 750 ribu, SMA dan sederajat mendapat Rp 1 juta.

“Dana PKH tahap pertama itu akan dibagikan bulan ini. Dana PKH tersebut dapat diambil di kantor pos terdekat, sesuai dengan waktu pengambilan,”katanya.

Dia menegaskan, Dinsosnakertrans tidak memiliki kewenangan untuk memutuskan siapa yang dapat atau tidak PKH itu. Karena sudah ada tim yang khusus menanggulangi hal itu.

“Jadi kami tidak bisa serta merta mengajak atau memutuskan, itu sudah ada timnya tersendiri,”ujarnya.

Dia mengatakan, dari informasi yang diperolehnya secara total anggaran PKH tahun 2016 seluruh Indonesia adalah Rp 3,15 triliun yang diberikan seluruh penerima PKH di Indonesia.

Salah satu Koordinator PKH Kecamatan Bantarujeg Yoyo mengatakan tim yang yang menyeleksi warga miskin agar masuk program PKH dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).”Tim ini yang melakukan seleksi kembali setelah berkas diajukan oleh Tim PKH.

Dia menambahkan, PKH merupakan program yang memberikan bantuan tunai kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (RSTM), yang telah memenuhi persyaratan dan seleksi sebagai upaya peningkatan kualitas sumberdaya manusia (SDM), yaitu pendidikan dan kesehatan.

Tujuan utama dari PKH untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas sumberdaya manusia terutama pada kelompok masyarakat miskin. Tujuan tersebut sekaligus mempercepat pencapaian target MDGs. Serta Meningkatkan kondisi sosial ekonomi RTSM dan meningkatkan taraf pendidikan anak-anak RTSM.

“Termasuk tujuanya kesehatan dan gizi ibu hamil, ibu nifas, dan anak di bawah 6 tahun dari RTSM, serta meningkatkan akses dan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan, khususnya bagi RTSM,”paparnya. (Abduh)

633 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*