Demi Pembangunan Jembatan, Warga Rela Bekerja Tanpa Minta Upah

MAJALENGKA (CT) – Warga sambut antusias pembangunan jembatan Ciawi penghubung antara Desa Sindangkerta dan Desa Candrajaya Kecamatan Sukahaji mulai dibangun. Diperkirakan pembangunan jembatan tersebut menelan dana bersumber dari APBD Kabupaten Majalengka senilai Rp. 300 juta.

Menurut Ketua RT Taryo, meski menggunakan anggaran APBD dan melalui namun sejumlah warga ikut serta ramai-ramai dalam kegiatan gotong royong membangun jembatan, tanpa meminta upah kerja.

Dia mengaku sejak lama warga desa Candrajaya dan warga Desa Sindangkerta berharap dengan adanya pembangunan jembatan penghubung kedua desa tersebut.

“Selama ini kan jembatan sangat kecil, jangankan papasan sesama mobil, papasan mobil dengan motor saja tidak muat. Harus ada yang mengalah ke pinggir,” ujarnya.

Menurutnya Desa Candrajaya merupakan desa penghasil padi, sebab akses jalan penghubung di batasi oleh Sungai Ciawi, maka hasil panen ini di bawa pada saat musim kering. Kalau musim penghujan debit air sungai akan naik dan aliran airnya deras sehingga tidak bisa dilalui.

“Kalaupun mau ke Pusat Kota Majalengka juga jalanya harus muter ke Maja melalui desa Paniis. Dengan dibangunnya jembatan ini bisa mengurangi waktu tempuh sampai 20 menit menuju pusat kota,” paparnya.

Hal yang sama juga diakui warga Sindangkerta, Yudi Iswanto dirinya dan sejumlah warga rela dan ikhlas untuk pengerjaan jembatan tersebut, bahkan sampai bermalam di dekat sungai Ciawi.

“Kami sudah tiga hari bermalam di dekat sungai ini, kami mengumpulkan pasir, batu dan kerikil agar jembatan ini bisa cepat dibangun,” ujar Yudi Iswanto. (Abduh)

3204 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*