Desa Penyangga Siap Dukung dan Bela PG Jatitujuh

Majalengkatrust.com – Kuwu atau kepala Desa Pilangsari, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka mengundang Pabrik Gula (PG) Jatitujuh beserta masyarakat sekitar, terutama yang mencari nafkah di PG Jatitujuh ke dalam sebuah pertemuan.

Pada pertemuan diskusi tersebut dibahas mengenai gangguan dan permasalahan yang selama ini terjadi, khususnya di eksternal, oleh sekelompok massa yang mengancam dan mengintimidasi para pekerja kebun.

Pertemuan tersebut diselenggarakan bertempat di Balai Desa Pilangsari, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Acara tesebut dihadiri sekitar 150-an undangan.

Kuwu Desa Pilangsari H. Didi Tarmadi mengungkapkan keprihatinannya dengan Kondisi yang terjadi saat ini. Bahkan bisa dikatakan PG Jatitujuh sedang terserang Penyakit karena adanya gangguan tersebut.

Didi menambahkan, apabila melihat sejarah, sejak berdirinya PG Jatitujuh membawa dampak positif bagi pertumbahan masyarakat sekitar. Dimana sebelumya ekonomi desa ini berada di level paling bawah.

Namun dengan adanya keberadaan PG Jatitujuh, masyarakat Pilangsari bangkit secara ekonomi bahkan bukan mustahil kedepan akan menjadi desa berkembang dan bermartabat.

Didi memaparkan, beberapa ide dan gagasan yang disebutkan mengenai kerjasama antara Desa Pilangsari dengan PG Jatitujuh yang isinya antara lain Penertiban batas wilayah Majalengka dan Indramayu, serta batas wilayah daerah penyangga.

“Pembentukan forum Desa Penyangga Majalengka, khususnya desa Pilangsari sebagai perwakilan desa apabila ada hal yang perlu dibicarakan dengan PG Jatitujuh,” kata Dudi, Senin (09/10).

Terkait ide dan gagasan tersebut, pihak PG Jatitujuh yang didiwakili oleh kabag tanaman Rudi Rafiudin menyambut Positif dan berharap dengan segera membentuk tim dan kerangka kerjasama, apalagi masyarakat sangat setuju dan antusias dengan ide dan gagasan tersebut.

Lebih lanjut Rudi menambahkan, dengan diawali gagasan tersebut, tinggal dilanjutkan dengan kerja nyata di lapangan.

“Semoga ke depannya hal positif ini dapat diikuti oleh desa penyangga yang lain, yang sama-sama merasakan keberadaan pabrik gula jatitujuh selama ini,” terangnya.

Dirinya berharap permasalahan tersebut segera terselesaikan, sehingga para pekerja di lapangan dapat bekerja dengan nyaman dan aman. (Abduh)

975 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*