Dibiarkan Rusak Parah, Jalan 6 Tahun tak Tersentuh Perbaikan

MAJALENGKA (CT) – Jalan penghubung dua kecamatan, yakni Kecamatan Kertajati dan Kecamatan Jatitujuh, rusak parah. Akibat rusaknya jalan yang melewati tiga desa itu, arus lalu lintas umum dan pertanian terganggu.

Berdasarkan pantauan CT di lapangan, kerusakan yang terjadi pada jalan yang melewati Desa Pasiripis dan Panyingkiran, kedua di wilayah Kecamatan Kertajati dan Desa Babajurang, Kecamatan Jatitujuh, terjadi hampir di seluruh badan jalan.

Kerusakan terparah terjadi di Desa Babajurang, Jatitujuh. Hampir seluruh badan jalan berlubang, sehingga setiap hujan menjadi kubangan air dan lumpur. Di jalan tersebut sedikitnya ada lima kubangan besar dengan diameter sekitar empat meter.

Sepanjang jalan dari perbatasan Desa Pasiripis, Krtajati hingga Desa Babajurang, Jatitujuh yang berjarak sekitar 3 kilometer, terdapat lebih 50 lubang, baik yang berukuran besar dan kecil. Dengan kedalaman berbeda-beda. Ada yang mencapai 30 cm lebih dan ada yang kurang.

Heri (45), warga Desa Pasiripis mengatakan, kerusakan jalan sudah terjadi sejak lebih dari enam tahun yang lalu. Sampai sekarang belum ada penanganan seperti perbaikan dan pemeliharaan dari pihak terkait.

“Kami berharap pemerintah segera memperbaiki jalan itu. Pasalnya, jalur tersebut merupakan jalan utama warga desa baik untuk kegiatan ekonomi, kesehatan maupun pendidikan,” kata Heri (24/08).

Hal senada juga dikatakan seorang petani asal Desa Panyingkiran, Tarsono (50), mengatakan jika kondisi jalan dibiarkan, kegiatan pertanian menjadi terganggu. Terlebih jika musim panen tiba.

“Ongkos mengangkut padi menjadi membengkak, karena jalan rusak. Kami sebagai petani hanya berharap ada tindakan nyata supaya jalan bisa diperbaiki. Jangan dibiarkan terus menerus seperti kubangan atau kolam ikan,” harapnya. (Abduh)

2091 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*