Dishutbunak: Kematian Unggas di Majalengka Positif Serangan Flu Burung

MAJALENGKA – (CT) Dinas  Kehutanan, Perkebunan dan Peternakan (Dishutbunak) Kabupaten Majalengka, menyatakan hasil uji laboratorium dari Balai Veteriner Subang, menyatakan bahwa ayam dan unggas yang mati di Blok Sukajaya, Kelurahan Cijati, Kecamatan Majalengka positif flu burung.

“Iya hasilnya positif flu burung. Berdasarkan hasil uji lab Veteriner Subang,” kata Kasi Kesehatan Hewan dan Kesmavet Dinas  Kehutanan, Perkebunan dan Peternakan (Dishutbunak)  Kabupaten Majalengka, drh Siti Nurini Fatimah saat dikonfirmasi wartawan, Senin (28/03).

Hanya saja Siti Nurini tidak membeberkan sub tipe ganas atau ringan jenis virusnya. Menurutnya, pihaknya telah memberikan obat kepada warga untuk melakukan penyemprotan.

“Warga yang melakukan penyemprotan sendiri ke kandang unggasnya dan memang positif H5 tapi tidak tahu N-nya,” tukasnya.

Sementara itu tokoh masyarakat setempat, Hasan Ma’arif membenarkan warga telah diberi obat untuk penyemprotan kandang, tapi warga Sukajaya belum melaksanakan penyemprotan.

Adanya rumor yang mengatakan ada balita menderita panas dan diduga terserang flu burung di bantah Kepala Puskesmas Munjul, Hj Tuti Hastuti SPM. Dijelaskannya, petugas surveilance Puskesmas Munjul, Teti Herawati bahwa tidak ada balita yang terserang penyakit flu burung berdasarkan hasil pemeriksaan beberapa waktu lalu.

Menurut Teti, berdasarkan hasil epidemologi pada Jumat (24/03) diperoleh data bahwa ayam dan unggas di RT 2 RW 10 Blok Sukajaya Girang, Kelurahan Cijati sejumlah 26 ekor ayam kampung dan seekor entog positif flu burung.

“Kami telah memberikan masker kepada warga dan menghimbau warga bila akan kontak dengan unggas, agar mengenakan maskes dan sarung tangan. Kami terus memantaunya,”  kata Teti seraya menambahkan di Blok Sukajaya ada sekitar 200 kepala keluarga (KK) dan 400 warga yang berdomisili. (Abduh)

909 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*