Disporabudpar Gandeng Komunitas Kembangkan Wisata Majalengka

MAJALENGKA (CT) – Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten  Majalengka akan menggandeng komunitas-komunitas dalam menjalin kemitraan untuk mengembangkan objek-objek wisata di Majalengka.

Hal tersebut dikatakan Kabid Pariwisata Disporabudpar Kab. Majalengka Hj. Lilis Yuliasih saat gathering di objek wisata Terasering Panyaweuyan dan Curug Muara Jaya desa Argamukti Kecamatan Argapura Kabupaten Majalengka dengan Komunitas Kukurusuk Fotografi, Relawan TIK, Kompepar, Dishubkominfo, Pemerintah Desa setempat dan pegiat-pegiat wisata lainnya.

“Dibandingkan kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat, Majalengka mempunyai potensi keindahan alam yang luar biasa. Database di Disporabudpar ada 48 tempat wisata namun Majalengka tidak punya ikon wisata satu pun, ke depan minimal kita punya 1 ikon dulu dan lainnya akan mengikuti,” kata Lilis.

Dari 48 objek wisata yang potensial untuk jadi ikon dan menjadi skala prioritas untuk dikembangkan diantaranya lanjut dia, Kawit Wangi (kawasan wisata Sindangwangi), Paralayang Gunung Panten, Situ Sangiang, Terasering Panyaweuyan dan Curug Muara Jaya.

“Yang terpenting bagaimana memboomingkan dulu dan selanjutnya menganggarkan dari APBD, APBD Provinsi dan APBN untuk pengembangan,”tukas Lilis.

“Yang paling prioritas sekarang regulasi dan MoU karena mayoritas objek wisata di Majalengka lintas sektoral dengan TNGC, Perhutani, BBWS termasuk menjalin kerjasama dengan komunitas-komunitas yang diharapkan akan mengembangkan pariwisata,” imbuh Lilis.

Sementara itu Ketua Komunitas Kukurusuk Fotografi Okka Supardan mengatakan perjuangan komunitasnya mengenalkan wisata Majalengka selama 4 tahun melalui medsos seperti facebook, instagram, twitter dan lainnya khususnya Terasering Panyaweuyan mulai membuahkan hasil dengan semakin banyaknya turis datang baik regional maupun mancanegara seperti Italia dan Belanda.

“Majalengka juga punya 30 Curug yang indah dan kami juga akan menggelar event awal Mei, supercamp dimana 100 fotografer nasional akan hunting foto akbar Terasering Panyaweuyan, Curug Muara Jaya dan lainnya dengan kemah selama 2 hari di Buper Argalingga,”ungkapnya.

Selain itu lanjut Okka di bulan April 2016, foto-foto objek wisata Majalengka terutama Terasering Panyaweuyan akan dipamerkan di event yang digelar di Jalan Braga Bandung.

Eman Suherman dari Relawan TIK mengatakan pihaknya siap mendukung promosi dan pengembangan wisata melalui bidang IT seperti promosi di website dan media sosial.

“Relawan TIK tersebar di 26 kecamatan dan akan membantu mengupload dan mempromosikan potensi-potensi wisata, tinggal bagaimana tindak lanjut dan fasilitasi dari Pemkab atau Dinas terkait,”ungkapnya.

Hal senada dikatakan Azis Amrullah dari Relawan TIK juga mendukung promosi dengan membuat website “Tingali Majalengka” yang khusus mengupload foto-foto objek wisata di Majalengka dan mengupload foto wisata akan mendapat reward.

Sementara itu Kabid Kominfo Dishubkominfo Wawan Kurniawan mengatakan pihaknya akan mendukung dan back up dari segi IT dan mempromosikan wisata di Majalengka.

“Disporabudpar sudah kita buatkan website untuk mempromosikan potensi-potensi wisata dan di tempat-tempat wisata ini tidak ada sinyal internet dan handphone akan kita fasilitasi termasuk akan membuat lomba upload foto objek wisata di Joglo Digital alun-alun Kabupaten, tinggal kemampuan birokrat untuk menyatukan semua komponen,” ungkapnya. (Abduh)

2328 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

One Response

  1. rtik majalengka09/04/2016 at 19:57Reply

    Semoga berjalan lancar dan tercapai maksud Disporabudpar majalengka

Leave a Reply

*