Double Derita Petani, Sudah Kekeringan Sawah di Majalengka Diserang Hama Wereng

MAJALENGKA (CT) – Musim tanam ke-III tahun ini para petani padi di wilayah utara Kabupaten Majalengka berjibaku siang malam untuk mengairi sawahnya dan menangkis serangan hama wereng yang semakin ganas menyerang tanaman padi.

Nurdin salah seorang petani di Kecamatan Sumberjaya mengatakan sejak musim tanam kedua hujan tak lagi turun mengakibatkan tanaman padi mulai layu kekeringan seperti yang terjadi di sawah miliknya di lahan pesawahan desa Cidenok kecamatan sumberjaya.

Menurutnya petani wilayahnya hanya mampu mengairi sawah dengan mengandalkan sumur bor (pantek) yang juga sumber airnya mulai surut dengan menggunakan pompa air berbahan bahan bensin.

“Kalau tidak menggunakan sumur pantek tidak ada lagi sumber air karena kerIng airnya di sungai,” ungkapnya, Senin (20/07).

Petani lainnya, Wawi (57) menuturkan bahwa sejak mulai tanam untuk pengairannya hanya mengandalkan dari sumur pantek karena sungai saluran irigasi sudah tidak ada airnya. lebih lanjut ia mengatakan untuk musim tanam ini petani mengeluarkan biaya lebih besar karena harus membeli bensin dan membuat sumur pantek dan bagi yang tidak memiliki sumur pantek menumpang di tetangga sawahnya dan terkadang harus rebutan.

“Kebutuhan bensin 60 liter dipergunakan untuk luas sawah 5 – 6 bau per hari. Selain itu diperparah kondisi sumur pantek saat ini sudah mulai berkurang debit air tanahnya,” ungkapnya.

Wawi mengatakan selain ancaman kekeringan petani juga mulai direpotkan oleh serangan hama wereng. “Hama wereng mulai menyerang tanaman padi sekarang saya mulai menyemprot obat insektisida supaya wereng tidak meluas merusak padi,” ucapnya. (Abduh)

2493 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*