H-1 Lebaran, Harga Sejumlah Komoditas di Majalengka Naik Drastis

MAJALENGKA (CT) – Satu hari atau H-1 menjelang Idulfitri 1436 H, harga komoditas sayuran dan daging di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Majalengka mulai merangkak naik. Kenaikan harga sudah mulai terasa sejak sepekan jelang lebaran 2015 ini.

Dari hasil pengamatan, adanya lonjakan harga terjadi pada cabai yang cukup fantastis. Sebut saja sebelumnya harga cabai merah hanya Rp 12 ribu /kg, sekarang naik di angka Rp. 20 ribu/kg. Lalu jenis cabai lain yang mengalami kenaikan yakni harga cabai rawit hijau dari Rp. 30 ribu/kg menjadi Rp. 40 ribu/kg.

Kenaikan tersebut diakui sejumlah pedagang Pasar di Cigasong. “Harga cabai domba naik drastis dari Rp 10 ribu kini menjadi Rp 20 ribu,” ujar Mimin pedagang sayuran.

Ia mengatakan, kenaikan harga sejumlah komiditas sayuran karena jelang hari raya Idulfitri. “Selain mau lebaran, para pedagang pasar tradisional juga kesulitan mendapatkan sejumlah komoditas sayuran dari pasar induk,” ungkapnya.

Sementara itu, selain kenaikan di komuditas sayuran, kenaikan juga terjadi dalam harga sembako seperti telur dan daging ayam. Sejumlah pedagang memperkirakan, harga kedua komoditas tersebut akan terus merangkak naik hingga sehari menjelang Idulfitri.

Di Pasar Bantarujeg telur ayam dijual dengan harga Rp. 22.000/kg. Sepekan sebelumnya dijual dengan harga Rp. 21.000/ kg. “Naik sudah beberapa hari yang lalu.Tapi kemungkinan hari ini sampai Lebaran akan naik terus,” ujar Asep, pedagang telur ayam di Bantarujeg.

Dijelaskan dia, setiap menghadapi Lebaran seolah sudah menjadi tradisi harga telur ayam terus melonjak tajam. “Hal ini karena permintaannya cukup tinggi. Tanda-tanda kenaikkan sudah terjadi sejak memasuki awal puasa. Tapi turun lagi di pertengahan puasa dan menjelang Lebaran naik lagi,” jelasnya.

Selain telur, harga daging ayam juga naik. Bahkan hampir setiap hari harga naik cukup tinggi. “Kenaikannya mulai terjadi hari minggu kemarin, sekali naik bisa sampai Rp. 1.000/kg. Sekarang harganya Rp. 36.000/ kg, padahal beberapa hari yang lalu sebelum memasuki seminggu puasa masih Rp. 34.000/kg,” ujar Maman pedagang di Pasar Talaga.

Ia memperkirakan harga daging ayam akan terus mengalami kenaikan hingga Lebaran. “Sudah bisa dipastikan harganya akan terus mengalami kenaikan karena memang biasa terjadi setiap mau Lebaran, seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.

Hal serupa juga menurutnya terjadi bagi daging sapi dan kambing yang kini harganya mencapai Rp. 125 ribu per kilogram. “Seminggu yang lalu sampai kemarin harga daging sapi masih stabil Rp. 110 ribu per kg, namun kini mencapai Rp. 120-125 ribu per kilogram,” ungkap Maman.

Menurutnya kenaikan daging sapi jelang Lebaran dipicu permintaan yang tinggi. “Sudah biasa kalau mau Lebaran banyak yang belanja dibanding hari biasa yang jarang pembeli. Makanya harga jadi naik,” ungkapnya. (Abduh)

1554 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*