Jengah Janji Pemerintah, Warga Relokasi Bencana Cigintung Buat Mata Air Sendiri

MAJALENGKA (CT) – Hidup berbulan-bulan di tempat relokasi di Blok Jotang Desa Jagamulya Kecamatan Malausma Kabupaten Majalengka tanpa fasilitas air bersih dan listrik, 600 KK korban bencana tanah bergerak Cigintung terpaksa menggali sumber mata air sendiri karena janji dari Pemerintah Kabupaten Majalengka tidak kunjung terealisasi.

“Bahkan malam takbiran Lebaran pun kami tanpa listrik dan gelap-gelapan, ditambah tidak ada fasilitas air bersih semakin membuat hidup kami sengsara,” kata Ivan tokoh pemuda setempat, Senin (03/08) yang mengatakan mayoritas warga tinggal di tempat relokasi sejak Februari 2015.

Ivan mengatakan saking kecewa terhadap pengurus yang menanggulangi bencana baik dari Pokmas maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), akhirnya warga menggali sumber mata air sendiri, selama satu minggu dan menyalurkanya ke permukiman.

“Tapi karena kemampuan warga yang terbatas air hanya bisa mengalir sebesar satu inchi yang jelas tidak cukup untuk semua warga di Jotang yang kurang lebih 600 KK, akhirnya air itu bergilir dipakai warga,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan di sekitar tempat relokasi Jotang, sumber air cukup banyak, menurutnya jika itu di lakukan dengan alat berat, pasti warga bencana tidak akan kekurangan air.

“Jangankan soal listrik dan air, untuk pembangunan fisik rumah saja, ternyata banyak warga yang belum mendapatkan bantuan yang Rp. 15 juta pe KK, yang mendapatkan matrial pun hampir semuanya belum selesai, terutama untuk besi, kaca dan kusen jendela,” ungkapnya.

Terpisah Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka Wawan Sarwanto mengatakan berdasarkan keterangan pokmas dan hasil peninjauan tim BPBD ke lapangan beberapa kali. Saat ini semua korban bencana yang 600 orang telah diberikan bantuan sesuai dengan haknya.

“Untuk lebih jelas bisa komunikasi sama Pokmas sekalian croscek langsung saja ke lapangan,” kata Wawan melalui pesan singkat telepon seluler.

Wawan mengatakan tugas BPBD sementara untuk upya relokasi warga Cigintung telah maksimal.
“Kalau ada kekurangan harap dimaklumi karena bukan malaikat, yang penting sekarang warga Cigintung Alhamddulillah sudah menempati rumah, tidak lagi mengungsi,” tukasnya.

Sementara mengenai listrik, Wawan mengatakan itu merupakan kewenangan Dinas PSDAPE dan untuk fasilitas air bersih sudah disediakan pipa paralon dari Dinas BMCK.

“Coba saja untuk lebih jelasnya ke Dinas teknisnya langsung ke PSDAPE,” ungkapnya. (Abduh)

2085 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*