Kakek Tewas Gantung Diri Tinggalkan Surat Bertuliskan Kekesalan

Majalengkatrust.com – Warga Kelurahan Cigasong, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka, digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria lansia kondisi bunuh diri, di sebuah Gubuk (Saung) pesawahan milik, Suyanto (74) di Komplek Puspa Indah RT 22 RW 02, Kelurahan Cigasong, Majalengka, Jumat (02/06).

Korban ditemukan warga, dengan posisi tergelantung di sebuah gubuk tersebut. Setelah dilihat dan diselidiki oleh salah satu saksi, jenazah tersebut diketahui identitasnya, Karsita (60) warga Lingk Puspa Rt 016 RW 004 Kelurahan/Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka.

Kapolres Majalengka, AKBP Mada Roostanto, SE, MH melalui Kapolsek Cigasong, AKP Kustandi mengatakan korban ditemukan telah meninggal dunia diduga dengan cara gantung diri.

Menurut Kapolsek, bahwa hasil dari keterangan para saksi, kejadian tersebut bermula sekitar pukul 10.00 WIB, saksi bernama, Lili (30) ketika ke sawah dengan maksud memberi makan Kambing, bertemu dengan korban.

Bahkan korban pun, sempat disapa oleh saksi, namun tidak dihiraukan oleh korban itu sendiri. Namun setelah beberapa jam kemudian, sekira pukul 13.00 WIB, saksi lain, Suta (73) yang saat itu hendak ke sawah, melihat korban tampak diam saja disebuah gubuk sawah garapannya.

Setelah diperiksa ternyata korban sudah menggatung diri, selanjutnya saksi pun langsung melaporkan peristiwa yang menimpa seorang sopir tersebut ke Polsek Cigasong.

“Motif bunuh diri yang menimpa Karsita, diduga lantaran korban tidak kuat menahan penyakit yang dideranya selama ini. Sehinga korban memilih mengakhiri hidunya gantung diri,” kata Kapolsek, Jumat (02/06).

Dikatakan Kapolsek, namun yang lebih mengejutkan korban sebelum tewas dengan cara gantung diri tersebut, korban meninggalkan sepucuk surat wasiat. Dalam surat tersebut, terdapat beberapa pesan yang ia tuliskan untuk keluarganya.

Pesan yang dituliskan antara lain adalah mengenai masalah pribadinya yang selama ini mengalami penyakit yang dideranya. Pesan wasiat yang tinggalkan korban sebelum melakukan aksi bunuh diri yakni.

“Assalamualaikum, Bosan hirup lamun bau kurungan, teu bau antep. Geus teu kudu dihajatan komo bari ditahlilan, marakayangan hirup teu guna gawe, panyawat teu waras waras. Sugan dialam setan jadi raja di raja kaluar marakayangan. Wasalam”

Nah, apapun motif perbuatan kroban, pihaknya tetap melakukan penyelidikan ats peristiwa itu.

“Kami melakukan olah TKP dan pemeriksaan oleh Inafis Polres Majalengka dan dokter Puskesmas, korban langsung kami antarkan ke rumah duka untuk dikebumikan,” jelas dia. (Abduh)

3087 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*