Kebutuhan Listrik di Majalengka Masih Jauh dari Cukup

MAJALENGKA (CT) – Majanajer UPJ Majalengka, Asmansyah dan Manajer UPJ Jatiwangi, Aditya Setiawan hingga saat ini pihaknya belum bisa melayani permintaan tiga perusahaan, terkait kebutuhan jaringan listrik yang mecapai sekitar 2,2 mega watch. Hal itu, menyusul belum rampungnya pembangunan Gardu Induk (GI) di Kadipaten.

“Industri elektronik yang sudah mendaftar ke kami, meminta dipasang jaringan listrik sebanyak tiga perusahaan. Total kebutuhan tiga perusahaan tersebut mencapai 2,2 mega watch. Kini kami masih menunggu selesainya pembangunan GI di Kadipaten, karena daya yang tersedia di saat jam sibuk atau malam hari sudah habis,” jelas Aditya Setiawan.

Pihaknya mengakui, masih minimnya daya yang tersedia, kini banyak pengusaha yang bergerak di bidang industri elektronik dan industri lainnya terpaksa menunda pembangunan pabriknya hingga pasokan listrik tersedia.

Kabupaten Majalengka, kata dia membutuhkan energi listrik mencapai 60 mega watch untuk memenuhi kebutuhan industri, jumlah kebutuhan tersebut belum termasuk kebutuhan rumah tangga yang setiap bulannya pendaftar penyambungan listrik mencapai 1.000 kepala keluarga dengan daya yang dimohon antara 450  watt hingga 900 watt.

Di Kabupaten Majalengka sendiri masih sebanyak 16 persen kepala keluarga yang rumahnya belum teraliri listrik, sedangkan jumlah pelanggan listrik yang ada saat ini mencapai 300.000 pelanggan.

Saat ini menurut Aditya, ada puluhan pengusaha aneka indusri di Majalengka, yang juga sudah menjajaki ketersediaan energi listrik, hanya saja mereka belum mendaftar secara resmi kepada PLN.

“Kebutuhan energi listrik untuk industri di Kabupaten Majalengka, saat ini memang cukup tinggi mencapai 30 persen dari total kebutuhan yang ada. Jumlah kebutuhan masih akan bertambah seiring dengan banyaknya pengusaha yang akan mendirikan pabriknya di Kabupaten Majalengka,” kata Aditya. (Abduh)

1275 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*