Kecam Arogansi Aparat Terkait Lahan BIJB, Puluhan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Majalengka

Majalengkatrust.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Majalengka dan Gerakan Mahasiswa Majalengka, melakukan demo di depan Pendopo Kantor Bupati Majalengka, di Jalan Ahmad Yani nomor 01, Majalengka, Sabtu (19/11).

Aksi puluhan mashasiswa tersebut merespons proses pengukuran lahan warga untuk Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kecamatan Kertajati, yang sempat diwarnai kericuhan dan penembakan gas air mata kepada warga.

Aksi unjuk rasa dimulai sekitar pukul 14.00 WIB. Dengan berbagai spanduk bertuliskan kecaman dan tuntutan, terkait penggusuran lahan petani oleh proyek BIJB, massa aksi melakukan orasi dan long march menyusuri Jalan KH Abdul Halim menuju alun-alun Kabupaten, hingga akhirnya melakukan orasi kembali di depan Pendopo Bupati Majalengka.

Diungkapkan Koordinator aksi, Ditto Arrasyd, aksi tersebut dipicu akibat tindakan represif dari aparat keamanan terhadap masyarakat Desa Sukamulya, saat proses pengukuran lahan di Desa Sukamulya pada Kamis (17/11).

Selain itu, dalam orasinya massa juga menuntut tarik mundur aparat TNI, dan Polri dari Desa Sukamulya, dan segera hentikan keterlibatan militer dalam agenda perampasan tanah rakyat dengan dalih pembangunan.

“Relokasi Desa Sukamulya sesuai dengan UUPA, terkait alih fungsi lahan dan hentikan tindakan pelanggaran HAM, serta pemerintah agar bisa lebih bersifat manusiawi dan lebih mengutamakan prosedur yang jelas terkait pengukuran lahan masyarakat,” ungkapnya.

Aksi dari Aliansi Mahasiswa Majalengka tersebut mendapat pengamanan ratusan personel Dalmas Polres Majalengka dan Satpol PP. (Abduh)

2424 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*