Kejari Layangkan Panggilan Kedua untuk Wakil Ketua DPRD Majalengka Tersangka Dana CSR

MAJALENGKA (CT) – Dianggap mangkir pada panggilan pertama awal bulan Juli lalu, Kejaksaan Negeri (kejari) Majalengka akan melayangkan surat panggilan kedua pada Wakil Ketua DPRD Majalengka AS sebagai tersangka kasus korupsi dana CSR BUMN PT Sanghyang Sri senilai Rp. 3 miliar.

“Panggilan pertama tersangka AS dianggap tidak hadir walaupun sehari sebelumnya datang informal mohon izin tidak memenuhi panggilan, jadi sekarang kami layangkan surat panggilan kedua untuk memeriksa tersangka AS,” kata Kajari Majalengka M. Basyar Rifai, Rabu (22/07) saat Pers Gathering dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa di aula Kejari.

Untuk kasus dugaan korupsi terkait dana CSR PT SHS dengan tersangka AS ini menurut Rifai telah dipanggil 22 saksi. “Untuk kasus ini juga telah disita barang bukti Rp. 55 juta dari saksi inisial M,” ungkapnya.

Ketika disinggung mengenai pemanggilan saksi dari pihak BUMN PT Sanghyang Sri Kajari Rifai mengatakan semua pihak akan dilakukan pemanggilan. Selain itu menurut Kajari Rifai pihaknya saat ini sedang menangani perkara korupsi dengan tersangka LAR kasus dugaan korupsi ADD dan infrastruktur di Desa Jagamulya Kec. Malausma dengan nilai kerugian negara Rp. 190 juta.

Kemudian kasus penyalahgunaan ADD di Desa Cipasung Kecamatan Lemahsugih dengan tersangka AR denga kerugian negara Rp. 100 juta. “Kami juga telah melakukan eksekusi tiga terdakwa korupsi yaitu Narwin Saputra dalam kasus pipanisasi dan Tris Indrawati serta Yudi Sukmana dalam kasus rutilahu,” jelasnya. (Abduh)

2064 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*