Keren… Karya Anak Majalengka Masuk 5 Besar Dunia

MAJALENGKA (CT) – Nama Handy Kara khusus di dunia broadcast Kota Angin Majalengka bisa dikatakan cukup populer, selain memiliki style on air yang sangat keren dan banyak disukai penggemarnya, Penyiar Radio STARA FM yang agak pemalu ini memiliki bakat yang mengejutkan banyak orang, yaitu hoby photografi dan punya bakat desain grafis yang ia pelajari secara otodidak.

Handy Kara, yang sedang mengibarkan dunia photografinya melalui job job Pra Weddingnya, justru membuat kejutan di media sosial saat ia menginformasikan dirinya masuk 5 besar Kontes Tahunan bergengsi desain poster tingkat dunia yang diselenggarakan Universal Studios.

Walau tidak lolos di tiga besar, Karya fenomenal Handy Kara telah dibeli Home Production dari Oshin The Movie. Bukan itu saja kini desain poster Kartini garapannya yang selalu ia up date melalui twitter kabarnya juga dilirik Sutradara Hanung Bramantyo.

Dikatakan Handy, dirinya ikut lomba desain poster berawal dari poster-poster yang ia buat untk Poster Film The Death of Majalengka dan The Rise of Majalengka garapan Fakultas Tekinfordia UNMA, poster-poster yang ia buat ternyata menuai pujian para sineas film.

Dari sana ia mencoba mengikuti lomba desain poster pertama yg diadakan Poster Spy.com namun hanya masuk 50 besar dengan peserta 99 orang dari berbagai negara. Dari indonesia hanya ada 3 peserta yakni dari Jakarta, Surabaya dan Majalengka.

Selang beberapa bulan dari bulan Mei 2015, Universal bekerjasama dengan Poster Spy.com kembali menggelar lomba Desain Poster yaitu Minion, Handy yang sempat masuk 50 besar pada lomba sebelumnya mendapat undangan langsung dari Poster Spy.com. dan untuk lomba kali ini diikuti 180 peserta dari berbagai negara dengan tambahan peserta dari Arab Saudi yang sebelumnya tidak ada.

“Dari Indonesia sepertinya tetap dari Jakarta, Surabaya dan Majalengka. Dari 180 orang itu disaring menjadi 50 besar dan saya lolos, lalu diseleksi lagi menjadi 40 besar dan lolos lagi. Dari 40 besar tersebut mulailah melalui 4 tahap penjurian, pertama melalui polling admin dan disitu saya lolos 40 besar, lalu penjurian oleh Pemilik Poster saya masuk 20 besar, kemudian penilaian untuk Cast Film saya masuk 10 besar, dan yang paling mendebarkan adalah penilaian dari Universal dan saya lolos 5 besar,” papar Handy seraya menyebutkan ia harus bersaing dengan peserta dari Inggris, Brazil, Kanada dan Jepang, Kamis (27/08).

Walapun akhirnya hanya sampai di 5 besar sambung Handy, ia cukup bangga bisa membawa Indonesia dan poster-posternya masuk media promo. Ia mengaku pesaing-pesaingnya merupakan desain grafis profesional yang selama ini dikenal dng hasil hasil karyanya seperti desain poster Batman, Cinderella, dan lain-lain.

“Poster Spy.com itu media sosialnya tempat berkumpul para desain grafis poster sebagai alternatif lahan promosi para desain grafis, dan Home Production dari Oshin The Movie Jepang tertarik dengan desain poster saya setelah melihat dari Poster Spy.com. dan saya dihubungi pihak poster Spy.com hahwa poster saya dibeli untuk dijadikan Printing Marchandise berupa poster, buku dan promo film di Amerika,” tuturnya.

Masih dikatakannya, ia bersyukur kini telah jadi member Poster Spy.com tanpa bayar alias gratis, sebagai pelengkap curiculum vitaenya ia terus mengirimkan karya-karya desain posternya salah satunya desain poster Kartini.

Diakuinya peserta 10 besar sebenarnya mendapat undangan ke Inggris dan berkunjung ke Universal Studios, namun yang berangkat hanya 5 peserta karena mereka mendapat dukungan penuh para wali kotanya, Handy berharap kedepan karya-karyanya akan lebih dikenal dan bermanfaat bagi dunia film dan ia akan terus mengasah bakatnya tersebut. (Abduh)

7863 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

One Response

  1. walidin28/08/2015 at 09:25Reply

    Hebat..!
    Semakin banyak anak negeri ini yang terkenal di manca negara atas karya karyanya.
    Semoga negara/pemerintah lebih perhatian terhadap karya karya mereka.

Leave a Reply

*