KNPI Majalengka Tolak Gedung SDN 3 Cigasong Dijadikan Kantor Satpol PP

MAJALENGKA (CT) – Munculnya kegaduhan di kalangan orang tua siswa SDN 3 Cigasong, akibat isu relokasi sekolahnya, diharapkan tidak mengganggu aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah tersebut. Ditambah lagi, munculnya spanduk-spanduk provokatif, dikhawatirkan mengganggu psikologis siswa yang belajar di sana.

Wakil Ketua Bidang Kebijakan Publik DPD KNPI, Kabupaten Majalengka, Ujang Dirmana Sembada menuturkan polemik relokasi atau merger SDN 3 Cigasong ini sudah terlalu berkepanjangan. Adapun jika rencana relokasi ataupun merger itu benar adanya, pihaknya memandang jika planning ini telah terancang untuk kenyamanan bersama.

Rencana relokasi ataupun merger sekolah tersebut, diyakininya sebagai sebuah upaya pemerintah daerah dalam menata kota serta memberikan kenyamanan siswa dan orang tua siswa yang menitipkan anak-anaknya mengenyam pendidikan di sekolah tersebut.

“Kalaupun mau dimerger atau direlokasi, itu mungkin sudah melalui pemikiran yang matang. Karena selama ini lokasi sekolah tersebut berada di jalan raya dengan jalur cepat. Sehingga, jika dipindahkan ke lokasi yang lebih lengang, maka kenyamanan siswa pun bisa lebih terjamin,” ujar Ujang kepada CT, Selasa (01/09).

Hanya saja, dalam rencana untuk menjadikan sekolah terrsebut sebagai Kantor Satuan Polisi Pamong Praja, pihaknya kurang menyetujuinya. Pihaknya menyarankan kepada pemerintah daerah untuk memanfaatkan asset-aset lain milik Pemkab yang tidak jelas peruntukannya dan dimanfaatkan golongan tertentu saja.

“Kalau mau dialihfungsikan menjadi Kantor Satpol PP, saya rasa kurang pas. Sebaiknya Pemkab bisa lebih mengoptimalkan asset-aset lain yang saat ini penggunaanya tidak jelas,” sebutnya. (Abduh)

1938 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*