Majalengka Dikunjungi Mobil Google Maps, Masyarakat Antusias

MAJALENGKA (CT) – Beberapa hari terakhir ini, mobil pencitraan darat milik Google sempat terlihat berkeliaran di wilayah Majalengka. Kemungkinan mobil itu sedang melakukan pembaruan untuk kebutuhan layanan peta yang dimiliki perusahaan situs pencarian tersebut.

Layanan peta dari Google memang cukup membantu banyak orang yang membutuhkan informasi seputar peta dan lokasi. Akan tetapi, kehadiran mobil Google Maps yang masuk di Majalengka tidak banyak diketahui oleh warga.

Seperti yang diungkapkan oleh Anjar salah seorang warga yang sedang nongkrong di alun-alun Majalengka. Dirinya mengaku melihat tentang adanya kunjungan dari mobil milik google tersebut yang berseliweran di daerah Majalengka. “Saya baru melihat mobil tersebut berkeliaran di Majalengka, ujarnya, Selasa (28/07).

Yang membawa mobil ternyata 4 orang pemuda. Mereka adalah team google maps street view yang memang ditugaskan di area Majalengka. Kegiatan mereka setiap hari mengambil gambar seluruh jalan dan bangunan yang berada di area Timur Jawa Barat atau lebih sering disebut Wilayah tiga Cirebon, seperti Majalengka, Cirebon, Indramayu, dan Kuningan. Semua wilayah tiga harus sudah terekam dalam waktu 6 bulan tanpa sisa.

Saat mereka melepas lelah dan duduk santai, CT menyempatkan untuk berbincang sebentar dengan salah satu awak mobil Google Map Street tersebut. Salah seorang petugas, Bayu mengatakan kalau dirinya adalah awak kerja Google yang berpusat di Singapura. Sedangkan Google yang ada di Jakarta di Jalan Asia Afrika hanyalah kantor marketingnya saja. Semua laporan harus masuk ke Google Singapura.

“Enaknya ya bisa jalan-jalan keliling, Mas. Walaupun capek terkadang semua hilang. Ada saja di jalan yang menghibur kami. Sering warga meminta foto bersama di depan mobil Google ini. Mereka senang dan bangga,” katanya, Selasa (28/07).

Lebih lanjut Bayu menambahkan, Mereka ternyata walaupun menjadi awaknya google, mandat yang diterima google adalah dari Pemerintah dalam hal ini bekerja sama dengan Kementrian Informatika dan Komunikasi (Kemenkominfo).

“Jadi karena banyak perubahan kondisi jalan dan bangunan, semua update google akan dilaksanakan setiap tahun,” imbuhnya.

Pemerintah ternyata punya banyak kepentingan dengan kondisi demografi, perkotaan dan pedesaan di seluruh Indonesia demi memonitor kemajuan dan perkembangan lingkungan desa dan kota. Dan pastinya Pemerintah akan membayar mahal ke Google untuk hal ini. (Abduh)

5916 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*