Manfaatkan Sumber Daya Alam Kampung Kaputren, Hajatan Kampung Bambu Meriah

MAJALENGKA (CT) – Komunitas konser kampung Jatitujuh bekerjasama dengan Masyarakat Desa Putri Dalem Kecamatan Jatitujuh mengadakan hajatan kampung bambu selama tiga hari 23-25 Juli 2015 yang bertempat di kampung Kaputren Desa Putridalem Kecamatan Jatitujuh.

Dalam acara tersebut dihadiri oleh Bupati Majalengka yang diwakili oleh Asisten Pembangunan Pemerintah Kabupaten Majalengka H Iman Pramudya Subagja, Camat Jatitujuh Drs Yoyo beserta jajaran Muspika Kecamatan Jatitujuh. Ketua panitia kegiatan Yaya Sunarya yang juga menjabat Lurah kampung Kaputren mengatakan, tujuan diadakannya kegiatan tersebut yaitu ingin mewujudkan kampung kaputren sebagai kampung Bambu.

“Kami melihat sumber daya kampung kaputren yang berada di Desa Putridalem sebagai desa penghasil bambu yang cukup melimpah di Kabupaten Majalengka, tentunya ini modal berharga bagi kami,” ungkapnya Kamis (23/07).

Sementara itu Camat Jatitujuh Drs Yoyo mengajak kepada semua warga yang tinggal di Desa lainnya untuk bisa menggali potensi sumber daya alam yang terdapat di wilayah masing-masing. “Pemerintah mengajak kepada seluruh warga baik itu Pilangsari, Panyingkiran dan Randegan agar bisa memanfaatkan apa saja yang bisa digali untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut camat yang murah senyum ini menambahkan, dengan acara ini diharapkan menjadi gaung awal yang bisa menggema dan terdengar luas, sehingga lambat laun Kampung kaputren memang dikenal dan diakui sebagai kampung bambu yang memiliki identitas.

“Ini suatu kegiatan yang positif, terlebih ketika nanti bandara sudah berdiri, masyarakat luas ataupun turis pendatang bisa mengenal Kaputren dan Pendalem khususnya serta bisa mengangkat nama Jatitujuh sebagai kampung Bambu,” imbuhnya.

Sementara itu Asisten Pembangunan H Iman Pramudya Subagja ketika ditemui seusai acara mengatakan pemerintah mendukung penuh dengan kegiatan seperti ini, ia berharap dengan akan diterapkannya MEA, masyarakat bisa ikut aktif berperanserta.

“Saya sudah menghimbau kepada SKPD yang terkait untuk memprogramkan dan memasukan anggaran yang dialokasikan, itu sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat,” ujarnya.

Iman Juga mengajak kepada masyarakat untuk membuka komunikasi dengan pemerintah terkait program-program yang bisa membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat. “Petani bambu kan kalau menjual bambu langsung paling Cuma dapat berapa, tetapi setelah diolah dan dijadikan kerajinan seperti ini akan mempunyai nilai jual tinggi, bahkan tidak menutup kemungkinan untuk di ekspor keluar negeri,” tambahnya.

Komunitas Konser kampung Jatitujuh sendiri merupakan komunitas yang telah lama hadir di Jatitujuh dengan membangun eksistensinya di wilayah seni dan Budaya. (Abduh)

2874 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*