Menhub Budi Karya Nyatakan BIJB Paling Lambat Selesai Pertengahan 2018

Majalengkatrust.com – Menteri Perhubungan Budi Karya mengatakan pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kecamatan Kertajati Kabupaten Majalengka akan selesai paling lambat pertengahan tahun 2018.

“Awalnya ditargetkan Februari-Maret 2018 selesai, melihat kondisi sekarang paling lambat selesai pertengahan 2018,” kata Budi Karya saat meninjau sisi darat lokasi pembangunan BIJB kepada awak media, Jumat (24/02).

Dikatakan dia, BIJB ini nantinya akan bisa menampung kelas pesawat Boeing 747 dan Airbus 300 yang merupakan kelas pesawat jumbo jet.

“Sangat strategis bagi pangsa pasar umroh bagi pasar Jawa Barat dan Jawa Tengah bagian selatan,” ungkap Budi Karya.

Menhub Budi Karya juga mengapresiasi dan berterimakasih kepada Pemprov Jawa Barat dan Pemkab Majalengka atas dukungannya selama ini, sehingga pembangunan BIJB bisa berjalan lancar.

“Pembangunan BIJB ini dengan pola kerjasama APBN dan Pemda dengan APBD juga swasta, namun dipastikan hasilnya Level of service, level of security dan level of safety dipastikan aman,” ungkap Budi Karya.

Selain itu Budi Karya mengatakan, pihaknya dengan Pemprov Jabar dan Pemkab Majalengka juga membahas bagaimana nanti ke depan soal pengelolaan BIJB termasuk Aerocitynya.

“Kita diskusikan juga soal jalan Tol dan jalan akses non tol,” ungkap dia.

Dikatakan dia, proses pembangunan infrastruktur sebenarnya tidak ada kendala berarti cuma yang agak sedikit bermasalah di pembebasan lahan.

“APBN dan APBD juga support, proses membangun tidak masalah paling lama tidak lebih dari tiga tahun,” ungkapnya.

Di tempat yang sama Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan di tahun 2017 sudah disuntikan anggaran dari APBD Jabar sebesar 258 miliar.

“Tambahan anggaran akan diakomoodir di perubahan anggaran tahun 2017 dan akan ditambah lagi di anggaran 2018,” ungkapnya. (Abduh)

1914 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*