Paguyuban Renggang Patali Gelar Festival Cibayawak sebagai Peduli Kebersihan Sungai

MAJALENGKA (CT) – Festival Cibayawak yang merupakan agenda tahunan paguyuban Rangrang Patali, Desa Majasuka dan sekarang merupakan tahun ketiga digelar dengan tema Apa kabar Cibayawak?

“Rangrang Patali ingin mengingatkan kembali masyarakat tentang sungai khususnya sungai cibaywak di Desa Majasuka.
Kami tidak hanya menyelenggarakan hiburan, tapi edukasi kepada masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan sungai,” kata, Yudi Adistia Wijaya ketua Paguyuban Rangrang Patali kepada CT di sela-sela acara, Senin (21/12).

Ia mengungkapka seminggu sebelumnya, paguyuban Rangrang Patali mengadakan beberesih (membersihkan) Sungai Cibayawak yang merupakan salah satu rangkaian agenda festival Cibayawak.

Pada hari H nya sendiri yang merupakan puncak acara festival Cibayawak#3, di adakan kegiatan pesta rakyat dan workshop karinding pada siang harinya. Pada malam harinya ada penampilan dari komunitas-komunitas di Majalengka juga rekan dari Bengkulu Ilhamdi Sulaiman.

“Kami mengajak masyarakat untuk kembali guyub pada puncak acara festival Cibayawak dan meningkatkan gotong royong dengan mengikuti rangkaian kegiatan yang sudah ada,” ujar Yudi kembali menjelaskan.

Dimulai dari pukul 19.30 WIB penonton yang hadir dari berbagai kalangan hanyut dalam penampilan dari teman-teman komunitas yang hadir.

Selain itu, ada penampilan khusu dari karinding Sarasa Alit dan Calung Putri Karuhun yang merupakan ikon dari Paguyuban Rangrang Patali. Yang menarik adalah para pemain musiknya rata-rata usia SD yang sudah dilatih oleh pendampingnya. Acara ditutup dengan penampilan dari Konser Kampoeng Jatitujuh dan mengajak semua yang hadir untuk bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Pusaka.

“Kami berharap masyarakat bisa merasakan dampak positif dari kegiatan ini dan kita menyelenggrakannya kembali tahun depan,”ungkap Yudi.

Aparat Desa Majasuka Zakir Al Fatih mengataKan pihaknya sangat mendukung kegiatan positif yang digelar paguyuban Rangrang Patali yang mendorong budaya mencintai lingkungan dengan membersihkan sungai Cibayawak.

“Sungai merupakan urat nadi kehidupan, seperi di Bandung ada gerakan membersihkan Citarum, disini juga kami mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan Sungai dari hulu sampai hilir,” ungkapnya. (Abduh)

1350 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*