Pedagang Harap Penataan Pasar Talaga Setelah HGB Habis

MAJALENGKA (CT) – Para pedagang di pasar tradisional Talaga Kabupaten Majalengka mengharapkan Pemerintah Kabupaten Majalengka tidak segera merenovasi pasar sebelum Hak Guna Bangunan (HGB) habis.

“Kami harapkan renovasi atau pembongkaran pasar ditunda hingga hak guna bangunan habis pada tahun 2019 mendatang,” kata Yeti salah seorang pedagang, Jumat (24/07).

Lebih lanjut Yeti mengatakan bahwa renovasi pasar tradisional Talaga yang notabene pasar milik Pemkab Majalengka terakhir dilakukan pada tahun 1999 silam dan kondisinya saat ini masih cukup bagus dan refresentatif. “Hanya perlu penataan di bagian depan pasar yang dijejali pedagang kaki lima agar kondisi pintu masuk pasar terlihat rapi,” ujarnya.

Yeti mengharapkan apabila renovasi pasar Talaga dilakukan Pemkab lebih memprioritaskan para pedagang lama untuk membeli kios dan jangan ada permainan sehingga unit kios dikuasai oleh orang baru yang memiliki modal kuat. “Kalau renovasi dilakukan jangan sampai terjadi kericuhan seperti kasus pasar baru di Kuningan,” ungkapnya.

Sementara itu Dana salah seorang pedagang lainnya mengharapkan Pemkab Majalengka lebih selektif dalam memberikan izin orsel atau pasar malam komidi putar yang sering digelar di alun-alun kecamatan yang letaknya persis disamping utara pasar.

“Bukannya kami tidak setuju adannya pasar malam tapi lokasinya tolong di lapangan yang agak jauh dan waktunya jangan di saat pasar rame atau maremaan seperti menjelang puasa, karena akan mengganggu omzet pedagang pasar karena pasar malam itu bukan hanya menyediakan permainan anak-anak dan makanan namun hingga sandang, pangan bahkan perabot rumah tangga juga ada,” jelasnya.

Selain itu Dana mengharapkan agar keberadaan pasar modern seperti minimarket, toserba dan swalayan di wilayah Talaga agar dibatasi jumlahnya. “Saat ini jumlah minimarket dan keberadaan Toserba dengan harga grosiran sudah cukup mengganggu omzet para pedagang, kami khawatir apabila tidak dibatasi akan membunuh secara pelan-pelan pasar tradisional,” ungkapnya.

Kabid Perdagangan Dinas KUKM Perindag Kab. Majalengka Duddy Drajat mengatakan ada 4 pasar tradisional milik Pemkab yaitu Pasar Prapatan Sumberjaya, Pasar Kadipaten, Pasar Cigasong dan Pasar Talaga. “Namun yang akan renovasi dalam waktu dekat pasar Cigasongg yang HGBnya habis 2017 dan sedang dibuat DED (detail engineering design),” ungkapnya. (Abduh)

2118 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*