Pembiayaan BIJB dari Anggaran Ekuitas dan Perbankan

Majalengkatrust.com – Direktur Teknik dan Pengembangan Usaha PT BIJB, Yon Sugiono Kahfie mengatakan keputusan pemerintah pusat mengambil alih pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati yang sedianya didanai oleh APBN tidak jadi, sehingga pembangunan Bandara kembali ke konsep awal.

“Sewaktu Pak Presiden mengunjungi BIJB Januari kemarin, BIJB akan diambil alih pemerintah pusat. Namun dengan bergantinya Menhub yang baru, nampaknya kembali ke konsep semula yaitu penyelesaian pembangunannya oleh PT BIJB dengan dana dari Pemprov Jabar,” kata Yon Sugiono Kahfie kepada Majalengkatrust.com usai membagikan hewan kurban ke lima desa di kantor PT BIJB Kertajati, Minggu (11/09).

Yon Sugiono Kahfie mengungkapkan awalnya MoU dengan Kemenhub akan membangun sisi udara, sedangkan Pemprov Jabar dengan PT BIJB akan membangun sisi daratnya termasuk terminal dan penunjangnya serta BIJB membangun dan mengelola Bandara.

“Setelah ganti Menhub kembali ke konsep awal, pembangunan BIJB dananya 70 persen ekuitas investor dan 30 persen dari perbankan,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan sesuai Perpres BIJB termasuk proyek strategis nasional dan BIJB dengan Kertajati Aerocity termasuk kawasan strategis Provinsi Jawa Barat yang sudah ditetapkan dengan Perda.

“Progres pembangunannya secara akumulasi sudah 13 persen, Desember 2016 ditargetkan mencapai 40 persen dan November 2017 ditargetkan selesai dan siap operasional,” ungkapnya.

Ketika disinggung mengenai adanya penolakan pembebasan tanah oleh warga Desa Sukamulya Kecamatan Kertajati, Yon mengatakan masalah tersebut merupakan tanggungjawab Pemprov Jabar.

“Penyelesaian pembebasan lahan tanggungjawab Pemprov, beberapa hari yang lalu kami mempertanyakan hal tersebut dan jawabanya akan berkoordinasi dengan semua pihak untuk segera menyelesaikannya,” ungkapnya.

Yon mengungkapkan penolakan warga Desa Sukamulya tersebut menghambat pembangunan jaringan listrik, depot pembangunan bahan bakar udara dan penyelesaian Runway sepanjang 500 meter.

Yon juga mengungkapkan, PT BIJB akan berusaha menjadi pengelola. Bandara di Kertajati dan sedang mempersiapkan dokumen izin pengelolaan bandar udara.

“Bisa juga kami akan mengelola bersama dengan PT Angkasa Pura,” jelasnya.

Sementara itu Humas PT BIJB, Riskita T. Widodo mengatakan dengan hadirnya BIJB ingin agar warga Kabupaten Majalengka bisa terlibat di dalamnya dan menyerap lapangan kerja sebanyak-banyaknya dari warga Kabupaten Majalengka khususnya.

“Untuk itu kita sudah kerjasama dengan ATKP (Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan) Surabaya untuk menyekolahkan warga Majalengka dengan beasiswa dari Pemkab dan lainnya baik lulusan SMK maupun SMA,” ungkapnya.

Program pendidikan di ATKP Surabaya yang bisa diambil siswa dari Majalengka menurut dia, mulai dari D1-D3 dan pelatihan singkat 1-2 bulan.

Selain itu lanjut dia, bentuk kepedulian PT BIJB saat ini membagikan 9 ekor sapi dan 13 kambing kurban kepada 5 desa yang terkena BIJB yaitu Desa Bantarjati, Sukakerta, Sukamulya, Kertajati dan Kertasari.

Widodo mengungkapkan dengan tidak jadi diambil alih pemerintah pusat, pembangunan BIJB kembali seperti semula yaitu dibiayai oleh investor.

“Tidak ada alasan pembangunan BIJB berhenti, Dana dari Pemprov sampai Desember habis kita akan tetap jalan dan tidak akan tinggal diam, kita bekerjasama dengan investor lain,” ungkapnya.

Widodo menegaskan tidak ada alasan sedikitpun menunda pembangunan bandara, dan pembangunan sisi darat akan jalan terus.

“Tahun ini dikucurkan 90 milyar APBD murni Pemprov Jabar dan di APBD Perubahan diharapkan dicairkan 200 milyar termasuk untuk pembebasan lahan,” ungkap Widodo.

Widodo mengungkapkan target Desember tahun ini Terminal sudah 3 lantai sampai ke atap selesai.

Sementara itu Tasma warga Desa Kertasari berharap tanah di desanya segera diukur dan dibebaskan agar pembangunan Bandara segera selesai.

“Kami ingin segera pembebasan tanah segera dilakukan,” ungkap Tasma yang juga perangkat Desa Kertasari ini.  (Abduh)

1722 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*