Pemkab Majalengka Raih Anugerah Dana Rakca dari Kementerian Keuangan

Majalengkatrust.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka berhasil meraih anugerah dana rakca atas pengelolaan keuangan terbaik, dari Kementerian Keuangan RI. Penganugerahan ini diberikan langsung oleh Menteri Kordinator Perkonomian RI, Darmin Nasution kepada Bupati, H Sutrisno akhir pekan ini di Jakarta.
c-bupatisutrisno1
Bupati Majalengka H. Sutrisno mengatakan, masyarakat Majalengka bangga atad reward dari prestasi ini Pemkab Majalengka, mendapatkan dana insentif daerah (DID) dari pemerintah pusat.

Itu, katanya sebagai bentuk apresiasi terhadap pengelolaan keuangan daerah yang dinilai sudah memenuhui ketentuan pemerintah.

“Tahun 2016 ini kita mendapatkan DID sebesar Rp42 miliar, Alhamdulilah tahun 2017 nanti mengalami kenaikan menjadi Rp 52 miliar,” kata Bupati Sutrisno seusai menerima penghargaan kepada wartawan, Sabtu (10/12).

Dikatakan dia, pada penilaian kinerja daerah untuk mendapatkan DID 2017 dilakukan melalui tiga indikator yakni kesehatan fiskal dan pengelolaan keuangan daerah, layanan dasar publik dan ekonomi serta kesejahteraan.

“Kalau pemberian Anugerah Dana Rakca Tahun 2016 ini, diberikan sebagai memberikan apresiasi dan penghargaan kepada daerah yang berkinerja baik, dalam aspek pengelolaan keuangan daerah, penyelenggaraan layanan dasar publik dan perekonomian daerah,” jelasnya.

Sutrisno menjelaskan, besarnya pemberiaan DID ditentukan juga dengan pengelolaan fiskal di masing-masing daerah.

Kabupaten Majalengka sendiri dinilai sudah mendekati ideal antara belanja publik dengan belanja pegawai sudah mulai berimbang.

“Kalau dipresentasikan 60 : 40 persen, antara belanja publik dan belanja pegawainya,” ungkapnya.

Sehingga, agar terus terjadi peningkatan pemberian DID di tahun mendatang.

Maka, perlu ada peningkatan kembali terutama dalam laju pertumbuhan ekonomi, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), peningkatan IPM, dan indikator lainnya.

“Kalau saat ini peningkatannya masih relatif kecil, tapi kalau lonjakan peningkatanya meningkatnya tajam bisa memperoleh DID yang lebih besar lagi. Karena besarnya pemberian DID di antara Rp 7,5 miliar-Rp 60 miliar,” paparnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pengelolaan keuangan dan asset daerah (DPKAD) Kabupaten Majalengka, Edy Noor Sudjatmiko menyebutkan, dalam penganugerahan ini Kabupaten Majalengka masuk dalam 10 besar kategori pengelolaan keuangan terbaik se-Indonesia.

Sehingga, atas keberhasilanya ini diberikan dana insentif daerah sebesar Rp. 52 milyar untuk dicantumkan di APBD 2017.

“Dalam pengenugerahan ini, ada 73 Pemerintah Daerah (Kabupaten/Kota dan Provinsi) yang mendapatkan penganugerahan. Alhamudlillah, Kabupaten Majalengka mendapatkan kategori terbaik 10 besar se-Nasional. Berkat komitmen kuat dari Pak Bupati untuk menerapkan standar maksimal terhadap pengelolaan keuangan kita,” ungkap Edy Noor.

Menurut dia, didapatnya prestasi ini dilalui dengan upaya dan kerja keras dari seluruh stakeholder, tidak dilakukan secara instan.

Karena penilaianya pun dilakukan dengan pemantauan langsung atas kinerja pengelolaan keuangan daerah Pemkab Majalengka sepanjang tahun anggaran 2016 ini.

Dia menyebutkan, kriteria penilaianya pun dilakukan dengan sangat ketat oleh pemerintah pusat.
Mulai dari tahapan perencanaan, ketepatan waktu penetapan, pengelolaan, pelayanan, serta pelaporan kinerja keuangan yang baik, akhirnya diraihlah presatasi terbaik 10 besar nasional ini.

“Daerah yang penilaiannya tertinggi dapat Rp. 60 milyar, kita 10 besar dapat reward Rp. 52 milyar,” jelasnya.

Atas prestasi ini, menunjukan jika kinerja hasil pengelolaan keuangan pemerintah daerah, sudah sangat baik, dan ini wajib dipertahankan oleh seluruh stakeholder Pemkab. Baik itu dari pihak seluruh OPD, DPRD, serta instansi pemerintahan lainya yang terlibat pengelolaan keungan daerah ini.

“Ini prestasi terbaik sepanjang pemerintahan, dan kita selaku aparatur pemerintahan, para kepala OPD, rekan-rekan DPRD, dan instansi pemerintahan lain yang terlibat pengelolaan keuangan daerah mari mempertahankanya. Karena capaian ini kan manfaatnya akan kembali kepada masyarakat Majalengka,” tukasnya.

Edy Noor menambahkan, dengan didapatnya DID yang cukup besar pada APBD 2017 mendatang, akan membantu kapasitas fiskal keuangan daerah.

Yakni penganggaranya bakal diplot, untuk sector-sektor prioritas pembangunan yang manfaatnya, bakal kembali dirasakan oleh masyarakat Majalengka.

Apalagi, di tengah situasi penghematan keuangan Negara dengan pengalokasian fiscal yang terbatas saat ini.
Maka, dana insentif sebesar itu tentunya akan sangat meringankan beban fiscal bagi daerah.

Sehingga Daerah bisa lebih konsentrasi dalam berkreasi dan bekerja keras untuk menstabilkan kapasitas fiskalnya agar tidak menghambat pelayanan publik dan pembangunan. (Abduh)

1200 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*