Perbaikan Jalan di Jatitujuh Diharapkan Buat Mobilitas Perekonomian Warga Maksimal

MAJALENGKA (CT) – Jalan merupakan sarana darat paling banyak digunakan untuk menghubungkan perekonomian. Begitu pula dengan warga yang tinggal di Desa Randegan Kulon, Kecamatan Jatitujuh. Selama ini, mobilitas penduduk dan barang sering terkendala karena kondisi jalan yang rusak parah.

Namun, Beberapa kawasan jalan rusak di Kecamatan Jatitujuh akhirnya mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Majalengka. Pasalnya, di beberapa kawasan jalan rusak telah dilakukan pengaspalan. Seperti di kawasan Jalan Bendungan Rentang, Kecamatan Jatitujuh telah dilakukan pengaspalan.

Sebelum dilakukan pengaspalan, di kawasan tersebut jalannya sangat rusak parah, berlobang-lobang dan sering membuat kendaraan roda dua warga rusak. Ridwan (38), salah satu warga di Desa Randegan Kulon mengaku, pengaspalan yang dilakukan pemerintah membuat warga merasa senang. Warga sangat berterimakasih kepada pemerintah yang telah melakukan pengaspalan di wilayah tempat tinggal mereka.

“Waktu belum diaspal, jalannya rusak parah banyak lobang ditemukan dibadan jalan. Bila hujan, lobang jalan tersebut seperti kubangan. Tapi kini tidak lagi. Kami sangat senang,” ujarnya, Senin (20/07).

Begitu juga dikatakan Edi (29), warga lainnya. Ia mengusulkan, setelah dilakukan pengaspalan, Pemerintah Kabupaten Majalengka juga harus melakukan drainase agar jalan yang telah diaspal bertahan lama.

“Jadi, kalau drainasenya masih rusak, air hujan akan meluber ke badan aspal sehingga jalan yang baru diaspal akan cepat rusak,” saran Edi.

Sementara itu, Dewi (35) warga setempat mengatakan, warga yang tinggal di Dusun Bojong Danu Desa Randegan Kulon berjumlah kurang lebih 98 kepala keluarga (KK). Hampir setiap hari, jalan yang sekarang di aspal digunakan untuk melakukan aktifitas warga ke kebun maupun ke luar Dusun.

“Harapan kami yang telah bertahun-tahun mendambakan jalan aspal, kini sudah dikabulkan oleh Pemerintah. Mudah-mudahan, jalan yang belum di aspal bisa di programkan pada tahun depan. Sehingga Dusun kami tidak lagi kesulitan ketika beraktifitas,”ujar Dewi.

Meskipun ketebalan lapisan aspal tergolong masih tipis, namun warga Desa Randegan Kulon merasa cukup senang dengan perbaikan ini. Setidaknya warga sudah bisa melalui jalan tanpa perlu menghindari lubang yang bisa berakibat fatal pada kecelakaan. Perlu diketahui bahwa jalan ini menjadi alternatif atau shortcut bagi pengendara yang menuju ke Cirebon. (Abduh)

2310 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*