Puluhan Komunitas Gelar Festival Tanah Air dalam Peringatan Hari Aids

MAJALENGKA (CT) – Memperingati hari Aids sedunia yang jatuh pada 1 Desember, puluhan komunitas seni, budaya, kerajinan tangan dan komunitas-komunitas industri kreatif lainnya menggelar Festival Tanah Air di pinggir sungai Cimanuk Desa Jatitujuh Kecamatan Jatitujuh Kabupaten Majalengka.

“Festival tanah air ini digelar setiap tahun di awal musim hujan, agar petani mendapat berkah” kata Iman salah seorang panitia penyelenggara dari Komunitas 0I (fans club Iwan Fals-red).

Hadir diantaranya Komunitas Saung Eurih, Komunitas Punk Jumsih yang di standnya menjual aksesori dan kaos handmade, Komunitas Iket Sunda, Majalengka Cultural Centre, Jatiwangi Art Factori, Komunitas Karinding Rangrang Patali, Komunitas Wisata, tamu dari Kanada, Australia, Belanda dan lainnya turut hadir.

“Komunitas-komunitas ini mayoritas merupakan KIM atau Komunitas Informasi. Masyarakat binaan Bidang Kominfo Dishubkominfo,” kata Kadishubkominfo Maman Sutiman selaku dina leading sector kepada CT.

Mantan Kabag Humas ini menjelaskan setiap komunitas di setiap stand atau booth tenda yang mereka tempati menyajikan karya mereka yang berupa handicraft, alat musik dari bambu, makanan olahan seperti keripik tahu, baso ikan dan lainnya.

“Komunitas KIM ini selalu kami bina agar bermanfaat bagi masyarakat dan bernilai ekonomis,” jelasnya.

Maman menjelaskan selain menggelar festival yang juga menampilkan pentas seni dari komunitas seperti angklung, karinding dan Pameran karya seni juga akan menampilkan pemutaran film dokumenter bahaya AIDS dan film sosialisasi kebijakan pembangunan.

Wakil Bupati Majalengka H. Karna Sobagi yang membuka Festival tanah air ini mengatakan pihaknya sangat mendukung positif kegiatan-kegiatan kreatif yang dilaksanakan oleh berbagai komunitas ini.

“Pemkab juga akan membangun Plaza seni luasnya 4 hektar untuk mewadahi komunitas-komunitas ini,” ungkapnya.

“Saat ini Majalengka sedang membangun berbagai sektor selain infrastruktur dan sektor lainnya termasuk industri kreatif agar keluar dari stigma the big village atau kota pensiun. Saya bersama Pak Bupati sangat mendukung berbagai inovasi dan kreasi sehingga setiap sektor dan lini bisa tersentuh,” tukasnya.

Wabup Karna yang juga Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Majalengka menghimbau agar masyarakat waspada penyebaran virus HIV/AIDS yang sangat cepat di Majalengka.

“Walaupun urutan terbawah penderita AIDS di Ciayumajakuning, namun penyebaran virus HIV AIDS di Majalengka sangat cepa, saat ini. sudah 195 orang terinfeksi,” tukasnya. (Abduh)

2913 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*