Resolusi Hari Bhakti Adhyaksa ke-55 Kejari Majalengka; Perkuat Idealisme, Nilai dan Citra!

MAJALENGKA (CT) – Kepala Kejaksaan Negeri Majalengka M. Basyar Rifai mengatakan Kejaksaan selaku institusi penegak hukum dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya hendaknya mempunyai idealisme, nilai dan citra.

“Idealisme mengandung makna bahwa setiap warga Adhyaksa harus dapat mengabdikan dirinya menjadi pembela rakyat, berpihak kepada kebenaran dan keadilan,” kata Kajari M. Basyar Rifai saat upacara Hari Adhyaksa Ke-55 tahun 2015 di halaman kantor Kejari Majalengka Jalan Ahmad Yani, Rabu (22/07).

Ia mengatakan peringatan Hari Bhakti Adhyaksa tahun ini mengangkat tema “Tingkatkan Kinerja, Bela Anak Bangsa”, yang mengandung nilai apa yang ditugaskan oleh negara kepada lembaga Kejaksaan harus dapat membawa manfaat yang sebesar-besarnya dan hasilnya dapat dirasakan oleh rakyat.

“Sedangkan citra dimaksudkan bahwa apa yang dilakukan Lembaga Kejaksaan harus dapat mencerminkan jati dirinya sebagai aparat penegak hukum yang dekat dengan rakyat, bermartabat dan terpercaya,” tegasnya.

Kemudian Kajari Rifai memaparkan hasil kinerja Kejaksaan Negeri Majalengka mulai 1 Januari sampai dengan 30 Juni 2015 yang dilakukan pegawai Kejari Majalengka sebanyak 27 orang terdiri dari 11 jaksa dan 16 pegawai Tata Usaha. Rifai mengatakan Penerimaan Negara. Bukan Pajak (PNBP) periode Januari-Juni 2015 sebesar Rp. 387.869.329.

” Paling besar PNBP dari seksi pidana khusus sebanyak Rp. 160 juta lebih dari uang pengganti korupsi, denda dan hasil lelang barang bukti. Ini dari perkara yang sudah inkracht tahun 2015,” ungkapnya.

Di Seksi Tata Usaha Negara, Rifai mengatakan pihaknya telah menjalin MoU di tahun 2015 dengan PT PLN, PDAM, BPJS ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Majalengka. Ia mengatakan di bidang Tata Usaha Negara, Jumlah aset yang diselamatkan dari PT SHS uang Rp 515.422.167, dan retur barang 676.882.000 dari total Rp. 16 miliar.

Kemudian menurutnya dari Permodalan nasional Madani (PNM) Cabang Cirebon jumlah aset yang diselamatkan Rp. 250.711.250 dan dari BPJS Ketenagakerjaan Rp. 360.229.182. Kajari Rifai mengungkapkan di seksi Pidana Umum, pihaknya telah melimpahkan 124 perkara Pidum dan 12 perkara narkoba. “Untuk kasus Narkoba yang extra ordinary crime kita tidak main-main, tersangka pengedar ganja seberat 800 gram lebih kita tuntut 15 tahun,” ungkapnya.

Sementara untuk Seksi Intelejen, Kajari mengatakan pihaknya telah melakukan penerangan hukum ke sekolah-sekolah SMK dan SMA terkait penyalahgunaan Narkoba dan ke kecamatan-kecamatan terkait Dana Desa agar tidak terjadi tindak pidana korupsi.

“Berdasarkan pemahaman tersebut diatas, maka tema Hari Bhakti Adhyaksa 2015 sejatinya sejalan dengan salah satu agenda pemerintah yang menjadi prioritas pemerintah sebagaimana tertuang dalam Nawacita yakni memperkuat kehadiran negara dalam melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat dan terpercaya,” tukasnya. (Abduh)

1890 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*