Satu Hari Penyelidikan, Polres Majalengka Berhasil Ringkus Pembunuh Tukang Ojeg

MAJALENGKA (CT) – Dua orang pelaku pembunuhan dan perampasan terhadap tukang ojek Sarifudin (30) warga RT 01/09 Blok Jingkang, Desa Sukadana, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka yang ditemukan tewas di bawah jembatan Andir, Desa Sindanghurip dua hari lalu berhasil ditangkap tim Jatantras Polres Majalengka, Kamis (30/07) di lokasi yang berbeda.

Salah satu tersangka diantaranya adalah residivis berinisial WK alias Ciwong (30) warga Blok Gunung Haurseah, Desa Haurseah, Kecamatan Argapura, dia terpaksa ditembak dibagian kaki kirinya karena ketika ditangkap berusaha melarikan diri.

Menurut keterangan Kapolres Majalengka Ajun Komisaris Besar Polisi Yudhi Sulistianto Wahid disertai Kasat Reskrim Ajun Komisaris Andhika Fitransyah, pelaku lainnya yang turut serta melakukan pembunuhan dan perampasan sepeda motor milik korban adalah NM (21) warga Desa Sukamulya, Kecamatan Ujungjaya, Sumedang.

WK yang pernah dipenjara selama 8 bulan pada tahun 2005 akibat kasus pencurian sayur di kampungnya ditangkap di Desa Sukawana, Kecamatan Kertajati sekitar pukul 06.00 WIB ketika memanen padi di sawah milik Salam warga Sukawana. Sedangkan NM ditangkap di rumahnya di Haurseah sekitar pukul 10.00 WIB.

Penangkapan terhadap kedua tersangka dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan sejumlah saksi yang mengetahui kepergian kedua tersangka mengenakan jasa ojek Sarifudin. Setelah itu diketahui bahwa WK sedang panen di Kertajati.

“Kami begitu mendapat laporan adanya penemuan mayat segera melakukan penyedilikan dan akhirnya dalam waktu sehari semalam berhasil menangkap pelaku,” ungkap Andhika.

Sementara itu WK mengatakan pembunuhan tersebut dilakukannya secara tiba-tiba diperjalanan pulang ke rumah. Awalnya pada Selasa (21/07) sore, dirinya bersama temannya Nana berniat menemui relasi kerjanya penjual reng Kakek Iso di Desa beusi, Kecamatan Ligung. Ketika berangkat dia menggunakan jasa ojek Sarifudin yang ditemuinya di pangkalan ojek di Pasar Maja. Saat berangkat Sarifudin mengemudikan sepeda motor WK duduk di tengah dan NM duduk di paling belakang.

Namun baru sampai di Cigasong WK mengurungkan niatnya menemui Kakek Iso dengan alasan saat dihubungi melalui sambungan telponnya tidak ada jawaban. Sehingga mereka akhirnya main di Perempatan Cigasong sambil makan nasi goreng.

“Setelah makan nasi goreng saya minta Sarifudin untuk pulang melalui jalur jalan Sangkanhurip,” kata WK.

Di tikungan di Sangkanhurip WK menghentikan laju sepeda motor dan berusaha mengajak ngobrol di kegelapan, saat itulah leher korban di telikung hingga tak mampu bergerak dan korban lunglai terus terjatuh. Untuk meyakinkan bahwa korban telah meninggal dia segera dijerat dengan tali tambang plastik yang ada di bagasi sepeda motor. Setelah itu korban di buang ke bawah jembatan yang airnya surut.

“Ada niat merampas motor di jalan, Nana menyetujui ajakan saya, bailangnya bagaimana kamu saja, kamu yang mengeksekusi saya kemudian NM mengambil tali tambang dari bagasi sepeda motor dan mengikatnya, itu dilakukan setelah Sarif tewas,” ungkap WK.

Perkenalannya dengan NM sendiri terjadi dua tahun lalu, ketika mereka sama-sama bekerja menjadi kuli bangunan sebuah apartemen di Jakarta, Sejak dua minggu sebelum pembunuhan NM sudah menginap di rumahnya karena istrinya pergi bekerja ke Jakarta.

Setelah melakukan pembunuhan sepeda motor rampasan dan digunakannya untuk keliling Majalengka, setelah itu karena takut ditangkap sepeda motor disimpan di sebuah lio (pabrik) bata di perkebunan jati di Desa Sukamulya, Kecamatan Kertajati. Tiga hari kemudian sepeda motor diambil dan dijual kepada salah seorang warga di Jatiwangi seharga Rp 1.350.000. Hasil penjualan sebesar Rp 350.000 dipergunakan untuk jajan bersama NM sisanya masih ada di dompetnya.

WK dan NM mengaku belum mengetahui kalau Sarifudin telah ditemukan, diapun tak menduga kalau aksinya akan segera terungkap. (Abduh)

6681 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*