Sejumlah Warga Desa Cidenok Nekat Bangun Rumah di Zona Terlarang

MAJALENGKA (CT) – Terkait dengan bangunan-bangunan rumah yang berdiri di sepanjang tanggul saluran induk Bendung Cidenok baik permanen maupun semi permanen. Hal itu dianggap, menyalahi aturan yang berlaku.

Bangunan tersebut, milik sejumlah warga di Desa Cidenok yang dinilai tidak bertanggungjawab, pasalnya di sepanjang tanggul tersebut terpasang plang peringatan yang bertuliskan “DILARANG MENDIRIKAN BANGUNAN DIATAS/SEMPADAN SALURAN IRIGASI/SUNGAI” sesuai PERDA PEMPROV.JABAR NO.8 Tahun 2005.

Namun rupanya Plang tersebut, tidak dihiraukan warga setempat terbukti sampai saat ini tanggul semakin banyak dijadikan lokasi didirikannya bangunan rumah sehingga dapat merusak keindahan dan kebersihan lingkungan pedesaan.

“Bukan hanya itu ternyata bangunan tersebut, dapat mengganggu aktivitas pekerja Dinas PSDAPE di saat sedang melakukan pengurasan atau kebersihan sungai atau normalisasi sungai,” ungkap salah satu pegawai Dinas PSDAPE WILAYAH LEUWIMUNDING-SUMBERJAYA yang tidak mau disebut namanya kepada CT, Jumat (18/08).

Menurut warga Desa Cidenok, Nano sekarang lingkungan Desa Cidenok semakin semrawut dan kumuh. “Bangunan yang berdiri di atas tanggul irigasi itu harus segera ditertibkan. Karena jelas menyalahi aturan jangan sampai aturan dibuat untuk dilanggar, tetapi untuk ditaati,” katanya.

Pihaknya berharap kepada dinas terkait, untuk segera respek terkait dengan permasalahan tersebut. (Abduh)

2538 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*