Sempat Diwarnai Keributan, Konser Ebieth Beat A dan Doel Sumbang Hipnotis Ribuan Penonton

MAJALENGKA (CT) – Meski sempat diwarnai keributan, penampilan maksimal dan spektakuler yang disuguhkan artis rap Ebieth Beat A dan Doel Sumbang berhasil menghipnotis ribuan penonton dalam konser Bedug Asyik yang digelar salah satu perusahaan rokok nasional di alun-alun Talaga Kabupaten Majalengka, Sabtu (04/07) malam.

Dalam rangkaian konser di 14 kota yang dibuka pukul 21.00 wib oleh penampilan Rapper Ebieth Beat A dengan membawakan lagu-lagu hitsnya yaitu “Saha Ngaran Maneh” Saha, “Mojang Priangan”, Cicilalang, membawakan lagu Iwan Fals dan Slank dan ditutup oleh lagu “Persib Juara” berhasil membius dan membuat ribuan penonton bergoyang dan koor menyanyikan lagu Rapper asal Rancaekek Bandung itu.

Di tengah konser Ebieth Beat A sempat dikasih souvenir oleh H. Asep dari Padepokan Talaga Manggung berupa iket sunda khas Talaga dan T-Shirt bercorak Talaga Manggung.

“Terima kasih atas iket dan kaosnya, saya langsung pakai di konser,” ujar Ebieth Beat A.

Setelah penampilan Ebieth akhirnya superstar yang ditunggu-tunggu oleh penonton, Doel Sumbang naik panggung dan langsung membuka konser dengan membawakan lagu “Dina Amparan Sajarah”, “Ai” Bulan Batu Hiu” dengan diiringi tiupan suling dari Abah Odoy penonton sangat antusias dan koor bernyanyi mengiringi Doel Sumbang.

Menginjak lagu ke-empatSempat diwarnai keributan kecil saat lagu “Kali Merah” dimana ada beberapa penonton mabuk dan saling senggol, namun berkat kesigapan aparat keamanan akhirnya konser bisa dilanjutkan dengan tertib.

Kemudian konser dilanjutkan dengan hits Doel Sumbang lainnya “Berenyit” yang dihapal luar kepala oleh penonton dan konser ditutup dengan manis dengan lagu balada cinta berjudul “Arti Kehidupan” yang diikuti koor ribuan penonton.

“Terima kasih buat penonton Talaga Majalengka yang sangat antusias, kebahagian seorang penyanyi adalah ketika penonton ikut bernyanyi dan berjoget, tak lupa saya juga di bulan Ramadhan menjelang Lebaran ini mohon maaf lahir dan batin,” ujar Doel Sumbang.

Doel Sumbang mengatakan konser di Talaga dan Majalengka ini serasa napak tilas (deja vu) karena sebelumnya sering dan pernah menggelar konser di Talaga dan Majalengka.

“Mengenai lagu-lagu yang dibawakan saya lebih suka melempar ke penonton , karena dalam konser yang dibikin orgasme atau puas itu penonton bukan musisinya,” tukas Doel Sumbang.

Namun Doel juga mengatakan meski sudah membuat album, dia hanya menyimpannya dan tidak melempar ke pasaran untuk dirilis karena kecewa banyaknya pembajakan.

“Kecewa pemerintahh tidak serius mengurusi soal pembajakan, makanya tidak membuat dan merilis album karena hanya membuat kaya para pembajak,” pungkas Doel. (Abduh)

5445 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*