Sertakan Motif Khas Majalengka, Galeri Herty Elit Kembangkan Batik Tradisional

MAJALENGKA (CT) – Potensi bisnis batik di kota Angin Majalengka nampaknya cukup menjanjikan dan terus mengalami perkembangan yang dinamis. Seperti Galeri batik Herty Elit terus mengembangkan motif batik khas Majalengka. Setelah sebelumnya Herty Elit menciptakan batik khas Majalengka seperti motif nyi rambut kasih, motif Kota Angin, motif Simbarkancana dan motif lauk ngibing.

Gebrakan terbaru kini Herty Elit bakal menelorkan batik khas Majalengka dengan motif buah Maja. Pemilik Herty Elit, Heri Suhersono mengatakan, sebenarnya dirinya telah membuat motif batik buah maja yang akan menjadi icon batik khas Majalengka.

Namun kemudian menurutnya ada oknum dari Dinas di Provinsi Jawa Barat yang “mengambil“ motif buah maja tersebut dan membuatnya tanpa ada ijin dari dirinya sebagai perancang dan pencipta motif batik khas buah maja tersebut, sehingga dirinya memilih untuk mengurungkan dulu untuk membuat batik motif buah maja tersebut.

“Dalam waktu dekat ini kami akan meluncurkan batik khas Majalengka dengan motif buah maja semoga bisa menjadi batik yang di sukai dan dibanggakan oleh orang Majalengka,’ kata suami Uti Sayuti SPd saat ditemui di Galery Batik Herty Elit Desa/ Kecamatan Panyingkiran Kabupaten Majalengka, Kamis (06/08).

Menurut pria yang dikenal sebagai Sang Maestro Lukisan Bordir ini, untuk lebih memperkenalkan Kabupaten Majalengka melalui seni batik, pihaknya berencana ingin membuat dan menelorkan kaos bermotif batik khas Majalengka.

“Dengan kaos bermotif batik khas Majalengka diharapkan dapat mempromosikan Kabupaten Majalengka ke dunia luar,’ harap Heri.

Pusat Galery Batik Herty Elit yang berada tidak jauh dari Kantor Kecamatan Panyingkiran memasarkan berbagai jenis motif batik Khas Majalengka berupa bahan kain batik maupun pakaian jadi dengan harga variatif dan terjangkau semua kalangan. (Abduh)

4653 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*