Sidang Duplik PK Wakil Ketua DPRD AS, Kejari Klaim Putusan Hakim Praperadilan Sesuai Aturan

MAJALENGKA (CT) – Babak baru sidang peninjauan kembali (PK) putusan hakim praperadilan Achmad Munandar yang menolak permohonan praperadilan penetapan tersangka Wakil Ketua DPRD Majalengka AS oleh Kejari Majalengka dengan agenda duplik dari pihak Kejari Majalengka kembali digelar di PN Majalengka Jl. KH Abdul Halim dipimpin Hakim Ketua Ela Nurela, Rabu (13/10).

Kasi Pidsus Kejari Majalengka Mahdi Suryanto membacakan duplik menanggapi reflik yang diajukan Wakil Ketua DPRD AS tersangka kasus korupsi dana CSR BUMN PT SHS, berpendapat bahwa pihaknya tetap berpegang pada pendapat persidangan 29 September 2015 bahwa putusan Hakim Praperadilan sudah sesuai peraturan perundang-undangan.

Kasi Pidsus Mahdi Suryanto mengatakan fakta selama proses dalam sidang perkara Praperadilan nomor Reg : 01/Pid.Prap/2015/PN.Mjl antara Wakil Ketua DPRD Majalengka AS melalui kuasa hukumnya Cepi Pamungkas selaku pemohon Praperadilan dengan Kejaksaan Negeri Majalengka selaku termohon Praperadilan sejak awal hingga akhir putusan Praperadilan dibacakan Hakim Achmad Munandar di dalam persidangan telah sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Sehingga apa yang menjadi dalil-dalil atau dasar dari pemohon Peninjauan Kembali untuk mengajukan Upaya Hukum Luar Biasa PK terkesan hanya mengada-ngada atau akal-akalan saja,” tukas Kasi Pidsus Mahdi Suryanto dalam dupliknya.

Kasi Pidsus Mahdi menegaskan upaya PK pihak pemohon Wakil Ketua DPRD AS sama sekali tidak memiliki alasan hukum yang jelas serta tidak memenuhi syarat formal seperti diatur dalam ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

“Maka upaya hukum luar biasa peninjauan kembali yang diajukan AS melalui kuasa hukumnya Cepi Pamungkas selaku pemohon PK harus dinyatakan ditolak,” tukas Kasi Pidsus Mahdi Suryanto.

Hakim Ketua Ela Nurela menyatakan bahwa sidang akan dilanjutkan minggu depan, 21 Oktober 2015 dengan agenda pembuktian dari pemohon AS melalui kuasa hukumnya Cepi Pamungkas. “Sedangkan pekan selanjutnya pembuktian dari pihak Kejari Majalengka, kalau ada,” ungkap Hakim Ela Nurela.

Sementara kuasa hukum AS, Cepi Pamungkas mengatakan dalam sidang pembuktian nanti pihaknya akan menghadirkan 2 saksi ahli dan 1 bukti surat. “Kalau fair, seharusnya kita menang,” tukasnya singkat kepada CT. (Abduh)

1581 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*