Sirkuit Gagarajy Bisa Jadi Wisata Andalan di Jatitujuh Majalengka

MAJALENGKA (CT) – Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Sirkuit Gagarajy di Desa Pangkalanpari, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Selasa (19/01).

Rombongan Komisi I DPRD. Jawa Barat yang terdiri atas 11 orang anggota ini diterima oleh pengelola Sirkuit Gagarajy, H.M. Abdul Hadiyanto, yang juga merupakan anggota Komisi III DPRD Majalengka.

Abdul Hadiyanto mengatakan banyak sekali potensi-potensi pariwisata yang ada di komplek Sirkuit Gagarajy selain arena balapan di dunia otomotif yang bisa dikembangkan.

Pria yang akrab disapa Kuwu Dul ini berharap ada campur tangan dari Pemerintah Provinsi untuk ikut mengembangkan potensi yang sudah dia bangun.

“Dulu saya membangun ini semua karena ingin merubah Desa Pangkalanpari yang letaknya di ujung Kabupaten Majalengka menjadi Desa produktif, sehingga nanti bisa dinikmati oleh anak cucu kita ke depan” ujar Kuwu Dul.

Lebih lanjut Kuwu Dul menjelaskan, hal ini menyebabkan sektor pariwisata dapat berkembang. Untuk menjaga kelestarian alam dan mengembangkan pariwisata, dirinya meminta Pemerintah Provinsi tidak hanya berdiam diri, tetapi ikut serta mengelola agar komplek sirkuit tersebut bisa menambah PAD bagi pemerintah daerah dan provinsi.

Sementara itu Ketua Komisi I DPRD provinsi Jabar H Syahrir, SE didampingi Wakil Ketua Ir Budi Harjo mengatakan, kunjungan tersebut dalam rangka menanggapi aspirasi masyarakat majalengka yang membutuhkan satu akses jalan menuju daerah pariwisata sirkuit Gagarajy yang nantinya akan membuka peluang penambahan nilai ekonomi masyarakat setempat yang sangat dibutuhkan sebagai akses ke bandara internasional di Kertajati.

“Kami mendukung penuh namun untuk mencapai itu perlu tahapan-tahapan yang harus ditempuh, mereka harus menambahkan kebutuhan-kebutuhan seperti business plan dan untuk pembebasan lahan kami akan bantu,” ungkap Syahrir.

Dia menambahkan, potensi di Sirkuit Gagarajy sangat bagus, ke depannya bisa jadi penunjang Bandara Internasional Jawa Barat.

Dia juga mengatakan selain untuk olahraga otomotif yang selama ini telah berjalan, sirkuit Gagarajy juga sangat cocok untuk pengembangan budaya agrowisata. “Ini sangat cocok untuk agrowisata seperti di Taman Buah mekarsari Bogor, namun sesuai arahan dari anggota Dewan tadi silahkan dibentuk pengelolaanya seperti apa, tinggal nanti dibuat MOU,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, perencana Sirkuit Gagarajy Pantura International Agro Tourism Deden Mustafa Kemal mengatakan pengembangan sirkuit Gagarajy menjadi objek wisata terpadu tujuannya untuk pemberdayaan masyarakat atau pengembangan daerah,

“Nantinya kita punya centre untuk kegiatan yang manfaatnya bisa dirasakan oleh warga, selama ini kan kita hanya bisa membuat tetapi tidak bisa memasarkan kerajinan-kerajinan yang dihasilkan oleh masyarakat. Jadi gagarajy akan menjadi destinasi wisata terpadu yaitu wisata olahraga otomotif, wisata agro dan wisata air,” tukasnya. (Abduh)

2391 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*