Sosialisasikan Maklumat Kapolri, Polres Majalengka Gunakan Media Radio dan Brosur

MAJALENGKA (CT) – Langkah antisipasi rawan penyimpangan dan penimbunan bahan pokok, Polres Majalengka mensosialisasikan maklumat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) tentang Larangan Melakukan Penimbunan atau Penyimpanan Pangan dan Barang Kebutuhan Pokok (sembako) di sejumlah pasar tradisional dan radio di Kabupaten Majalengka.

Menurut keterangan Kapolres Majalengka, AKBP Yudhi Sulistianto Wahid, S.Ik melalui Subbag Humas, Bripka Riyana,S.sos mengatakan sosialisasi dilakukannya dengan cara menempel brosur di pasar-pasar tradisional dan melalui siaran radio-radio di Kabupaten Majalengka.

“Polres Majalengka mensosialisasikan maklumat Kapolri tentang Larangan Melakukan Penimbunan atau Penyimpanan Pangan dan Barang Kebutuhan Pokok, agar semua masyarakat mengetahui isi dari maklumat tersebut,” kata Kapolres, Rabu (26/08).

Inilah isi maklumat Kapolri tersebut:

1. Pemerintah berkewajiban mewujudkan ketersediaan, keterjangkauan, dan pemenuhan konsumsi pangan untuk masyarakat yang cukup aman, bermutu dan bergizi seimbang.

2. Dalam praktik sering terjadi keresahan masyarakat yang diakibatkan oleh kelangkaan atau

a. Dengan sengaja menimbun atau menyimpan melebihi jumlah maksimal yang diperbolehkan atau di luar batas kewajaran, dengan maksud untuk memperoleh keuntungan sehingga mengakibatkan bahan pokok menjadi mahal atau melambung tinggi

b. Menyimpan barang kebutuhan pokok atau barang penting dalam jumlah atau waktu tertentu pada saat kelangkaan barang, gejolak harga dan atau hambatan lalu-lintas perdagangan.

Apabila ada pelaku usaha sebagaimana nomor 3, akan dilakukan tindakan tegas karena itu perbuatan pidana atau kriminal dan akan dilakukan pelanggaran pidana Pasal 133 Undang-undang nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan dengan ancaman penjara 7 tahun atau denda paling banyak Rp100 miliar dan Pasal 104 UU nomor 7 tahun 2014 tentang Perdagangan dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun atau denda Rp 50 miliar.

“Ini sebagai upaya preventif Polri agar tidak terjadi penimbunan pangan dan agar kebutuhan pangan masyarakat terjaga,” tukasnya. (Abduh)

1458 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*