Uu Rukmana: Seni Pencak Silat Harus Tumbuh Berkembang di Masyarakat

Majalengkatrust.com – Seni pencak silat harus tumbuh dan berkembang di masyarakat, sebagai sebuah kesenian yang bisa menghibur dirinya sendiri dan masyarakat umum.

Kesenian yang sudah ada sejak jaman penyebaran agama Islam dan berkembang di Jawa Barat harus tetap dicintai anak muda.

Menurut keterangan Ketua Persatuan Pencak Silat Indonesia, Uu Rukmana saat melantik kepengurusan PPSI Majalengka, organisasi yang dipimpinnya berbeda dengan IPSI yang permainanya lebih pada bela diri, sedangkan PPSI lebih pada keseniannya, meskupin tabuhan dan gerak tak ada bedanya.

“PPSI lebih pada keseniannya, kesenian ini harus tumbuh dan berkembang di masyarakat. Sedangkan IPSI adalah bela diri yang bisa dipertandingkan dan selama ini sudah masuk pada pertandingan di Porda atapun PON, sementara PPSI tidak,” ungkap Uu.

PPSI menurutnya sudah berdiri cukup lama lebih dari 20 tahunan dan kepengurusannya suah silih berganti sesuai amsa jabatannya hanya hanya 4 tahun. Di Jawa Barat sendiri PPSI sudah dibentuk diseluruh kabupaten/kota.

Sementara itu Ketua PPSI Majalengka yang baru dilantik Tatan Hartono mengatakan, di Kabupaten Majalengka PPSI baru dibentuk padahal grup kesenian pencak silat sangat banyak dan mereka tumbuh secara alami di daerah masing-masing tanpa manajemen yang baik dan tidak berorientasi pada profit.

Ketua grup seni pencak silat dengan sukarelawan melatih setiap orang yang ingin mengenal dan bisa menjadi pesilat termasuk seni bela dirinya keseian pencak silat.

“Saya berharap kesenian pencak silat ini tetap tumbuh dan diterima di masyarakat, seperti halnya kesenian lainnya,” ungkap Tatan, Jumat (25/08) seusai pelantikan.

Karena kesenian pencak silat berbeda dengan bela diri silat yang harus patuh pada aturan baik gerak maupun sikap. Kesenian pencak silat ini bisa dimainkan sendiri ataupun berdua tanpa ada pertarungan.

Hanya saja istilah dalam pencak silat tetap ada di kesenian silat, seperti halnya kuda-kuda, langkah, karena ciri khas silat diantaranya berada di langkah, jurus, gerak dan sikap serta buah dan kembangan.

Hanya istilah sapuan gunting mungkin akan jarang dipakai karena tidak bermain dengan lawan, namun tetap dipelajari.

Sementara itu kepengurusan PPSI Kabupaten Majalengka periode 2017-2021 adalah Ketua Tatan Hartono, Sekretaris Dedi Awaludin serta bendahara Tata Juwita. (Abduh)

1050 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

One Response

  1. ffff28/08/2017 at 14:46Reply

Leave a Reply

*