Warga Desa Kadipaten Desak Bangunan Tower Selular Dipindahkan

Majalengkatrust.com – Berdalih tidak pernah ada ijin dari warga Blok Telukjambe, Desa Kadipaten, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka bangunan tower milik salah satu provider telepon selular didesak untuk dipindahkan.

Warga mengeluhkan tower selular itu dianggap menganggu dan meresahkan warga karena didirikan tanpa izin warga.

Menurut, Halimah warga setempat, tower selular yang letaknya di tengah pemukiman penduduk itu, sudah berdiri sejak 17 tahun yang lalu.

Namun sejak didirikan, pihak perusahaan tidak pernah meminta izin kepada masyarakat sekitar, baik persetujuan IMB ataupun izin gangguan (IG).

“Sudah lama warga merasa terganggu dengan keberadaan tower, namun tidak berani mengungkapkan persoalan yang dialaminya. Kini setelah belasan tahun baru berani mengungkapkan karena banyak peralatan rumah tangga yang rusak dan rasa takut karena petir, kami harap tower dipindahkan,” kata Halimah, Minggu (30/10).

Dikatakan dia, karena tower sangat tinggi, di saat hujan petir terus bersahutan, akibatnya radiasi pun terjadi. Dampaknya banyak peralatan  elektronik yang rusak utamanya televisi yang ada di rumah dan lampu-lampu lebih cepat mati.

“Jarak tower ke rumah hanya 4 meteran, katanya tower seluler harus berada di lokasi yang jauh ke pemukiman penduduk, ini dekat sekali,” ungkap Halimah.

Hal senada dikatakan warga lainnya, Maya yang berharap bangunan tower tersebut ditutup agar masyarakat tidak terus menerus dihantui rasa takut akan sambaran petir di musim penghujan.

Terlebih, lanjut dia tower tersebut ketika didirikan tidak mendapat persetujuan warga setempat padahal seyogyanya pendirian tower atau perusahaan harus mendapat izin gangguan dari warga setempat. (Abduh)

2265 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*