Warga Desa Parungjaya Majalengka Digegerkan Penemuan Mayat Lansia

MAJALENGKA (CT) – Rasnen, warga Blok Wage Rt 02 Rw 04, Desa Parungjaya, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka ditemukan tidak bernyawa di dalam rumahnya, Jumat (31/07).

Jasad kakek berusia 70 tahun tersebut, kali pertama ditemukan oleh tetangganya, Tini (46) yang curiga terhadap korban dalam beberapa hari tidak terlihat aktivitasnya.

Warga setempat yang curiga terhadap korban, langsung mencoba mengetuk pintu rumah ingin mengetahui kondisi korban yang sebenarnya. Terlebih lagi tercium bau busuk di sekitar rumah korban, beserta banyak lalat. Warga semakin penasaran dan curiga, sehingga langsung mendobrak pintu.

Setelah dibuka, Rasnen ditemukan mengenaskan dan sudah tidak bernyawa. Tubuhnya pun sudah membengkak dalam kondisi terlentang diatas tempat tidurnya.

“Saya langsung meminta tolong kepada warga setempat untuk melaporkan kejadian ini ke Pemdes maupun pihak kepolisian. Diduga pak Rasnen meninggal dunia tiga hari yang lalu dan tidak diketahui oleh siapapun. Karena sudah tiga hari kebelakang kami tidak melihat aktivitasnya disekitar rumah,” tutur Tini salah seorang saksi mata.

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 11.00 WIB. Warga setempat mengatakan, semasa hidupnya korban menderita penyakit diabetes dan sesak nafas. Korban yang hanya tinggal sendiri didalam rumahnya itu tidak ada yang mengetahui kapan dia meninggal.

“Punya anak dan keluarga tapi berdomisili jauh. Warga disini sudah mengabarkan kepada pihak keluarga dan mengikhlaskan kejadian ini. Semasa hidupnya korban punya penyakit gula dan sesak nafas,” kata Tini diiyakan Nandar (34) yang membantu proses evakuasi jenazah korban.

Mengetahui hal tersebut, pihak kepolisian Leuwimunding langsung tiba dilokasi dan menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil penyelidikan, kapolsek Leuwimunding AKP Sukamto WTP menjelaskan, tidak ada tanda-tanda luka akibat kekerasan ditubuh korban.

Namun ada bercak darah dilantai tepatnya dibawah tempat tidur korban. Akan tetapi pihak kepolisian menduga jika bercak darah itu dari tubuh korban yang kondisinya sudah membusuk. Pihaknya sudah memintai keterangan tiga orang saksi yang juga tetangga korban.

“Kami tidak menemukan bekas tanda tanda kejahatan ditubuh korban. Diduga korban meninggal dunia karena penyakit yang selama ini diidapnya. Soal bercak darah itu mungkin akibat muntah atau akibat dari tubuh yang terdapat luka. Apalagi dia memiliki riwayat penyakit gula,” jelas Kapolsek. (Abduh)

3843 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*