Warga MCK di Pinggir Sungai Bahaya Diterjang Banjir

MAJALENGKA (CT) – Meski zaman sudah modern namun masih cukup banyak warga di Kabupaten Majalengka yang melakukan mandi, cuci dan kakus (MCK) di sungai atau di kolam ikan, kondisi tersebut karena kebiasaan masyarakat meski sebagian diantaranya telah memiliki kamar mandi di rumah.

Di sejumlah desa di Kecamatan Jatitujuh yang berada di sepanjang aliran sungai Cipelang dan Sindupraja warga setempat sengaja membuat kakus disepanjang aliran sungai, tak jauh dari kakus terdapat tembok berumpak sepangang kurang lebih dua meteran atau empat meteran yang difungsikan untuk mencuci pakaian, perabotan rumah tangga dan mandi. Atau terkadang juga tempat tesrebut diperginakan untuk buang air besar sambil mandi.

Antara Desa Jatitujuh dan Desa Panyingkiran misalnya kedua desa tersebut dibatasi oleh aliran Sungai Cipelang, disana banyak ditemukan kakus dan tangga berumpak yang biasa dipergunakan MCK. Kakus hampir ada disetiap jarak 20 hingga 50 meteran. Itu terdapat di setiap pinggir aliran sungai baik yang masuk ke wilayah Panyingkiran ataupun Jatitujuh.

Menurut keterangan, Iim (40) warga Jatitujuh kakus sengaja dibuat oleh warga untuk memudahkan BAB terutama saat musim penghujan yang airnya selalu deras dan dalam. Kakus hampir rata-rata terbuat dari bambu dan kayu yang tiangnya dipasang ke dasar sungai, setelah itu dipasang jembatan hingga sepanjang kurang lebih dua meteran dari bibir sungai, sedangkan dindingnya ada yang terbuat dari seng ada pula yang terbuat dari bilik bambu.

“Kami sudah biasa seperti ini, meski sudah banyak yang mempunyai MCK di rumah,” ungkapnya kepada CT, Kamis (10/12).

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka dr.Gandana Purwana membenarkan di Kabupaten Majalengka masih sangat banyak yang memanfaatkan air sungai dan kolam ikan untuk MCK atau BAB di kakus.

Itu hampir terjadi disemua wilayah Kecamatan di Kabupaten Majalengka, terutama masyarakat yang berada di pinggir aliran sungai Cipelang dan Sindupraja, serta Kecamatan Lemahsugih dan Malausma. Di sejumlah desa di dua Kecamatan Malausma dan Lemahsugih hampir disetiap kolam ikan terdapat kakus.

“Masyarakat sudah diberikan himbauan oleh petugas Kesehatan Lingkungan dari Puskesmas setempat agar memperhatikan sanitasi, namun sebagian masih mengabaikan anjuran tersebut,” tukasnya. (Abduh)

1233 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*