Warga Sumber Kulon Gelar Karnaval Kirab Muludan dan Cuci Benda Pusaka

MAJALENGKA (CT) – Menyambut dan merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW, warga desa Sumber Kulon Kecamatan Jatitujuh Kabupaten Majalengka menggelar Kirab Muludan dengan mengarak keliling desa buah-buahan dan ikatan padi dan pencucian benda pusaka peninggalan leluhur.

berita-cirebon,-warga,-sumber-kulon,-gelar-karnaval,-kirab-muludan,-dan-cuci,-benda-pusaka1

Ratusan warga nampak berebut buah-buahan dan ikatan padi yang diarak dalam kirab muludan
yang diselenggarakan oleh Jamaah Majelis Dzikir Al Awaliyah dengan pimpinan Majelis Dzikir Ki Tambak Baya. Kirab Muludan juga di meriahkan oleh drum band dan Marawis Ibu-ibu PKK.

“Tujuan pencucian Melestarikan serta menjaga situs pusaka peninggalan orang tua dulu agar kita selalu mentauladaninya dan Kirab Maulid Nabi agar kitA selalu mentauladani sikap terpuji akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Iwan Abe Sapawie tokoh masyarakat setempat kepada CT.

Ia menegaskan prosesi pencucian benda pusaka bukan berarti kita mendewakan benda-benda pusaka tersebut yang akhirnya menjadi musyrik, tapi hanya untuk mengingat jasa-jasa para pendahulu.

“Benda-benda pusaka ini peninggalan dari para tokoh dan pejuang jaman dulu Contohnya keris Pangeran Suryanegara dan lontar Mbah Buyut Arsitem dan Mbah Buyut Arimba Pangeran Sukmajaya diningrat,” jelasnya.

Kades Sumber Kulon, Rasum mengatakan rangkaian acara Maulid Nabi juga di meriahkan Pagelaran wayang kulit, panjang jimat dan dzikir cinta kolaborasi dengan kelompok musik Konser Kampoeng Jatitujuh.

Salah seorang warga Nana (38) mengaku sengaja menonton kirab muludan dan pencucian benda-benda pusaka tersebut.

“Kalau dikemas dan dipromosikan dengan baik tentunya akan menjadi objek wisata budaya tahunan yang akan menarik wisatawan dari luar daerah,” ungkapnya. (Abduh)

5913 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

*